| INDEKS BERITA HARI INI | Kamis, 16 Oktober 2003 |
|
Pertamina Akan Ikut Tender Migas Baru
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) akan mengikuti tender-tender blok baru wilayah kerja migas yang ditawarkan oleh Pemerintah, dan berharap dapat memenangkannya sejalan dengan kebijakan manajemen baru yang lebih memfokuskan penanganan di sektor hulu. |
Permintaan Minyak Tanah Selama Puasa Meningkat
BREBES - Permintaan minyak tanah sebelum maupun selama puasa, diperkirakan akan naik sekitar 10% dari hari-hari biasa. Untuk mengantisipasi agar kebutuhan tetap terjaga, kelompok agen minyak rayon Kabupaten Brebes, kini berupaya meminta tambahan alokasi jatah dari Pertamina Tegal. |
|
|
Puluhan Trader Manfaatkan Event Central Java Fair
SEMARANG - Puluhan trader internasional dipastikan akan memanfaatkan pameran produk unggulan Jateng bertajuk Central Java Fair (CJV) 2003 yang akan digelar di gedung Java Design Center (JDC) Jl Imam Bonjol 154-160 Semarang, 17-21 Oktober 2003. |
Pemerintah Akan Keluarkan SK Tata Niaga Impor Beras
JAKARTA - Pemerintah akan mengeluarkan SK Tata Niaga Impor Beras sebelum mendekati panen raya, Februari-Mei 2004. Hal itu terkait dengan upaya pemerintah menjaga kepentingan petani dan konsumen di dalam negeri. |
|
|
Asumsi Minyak APBN 22 Dolar per Barel
JAKARTA - Pemerintah dan Panja Anggaran DPR sepakat menetapkan asumsi harga minyak untuk RABPN 2004, 22 per barel, atau lebih tinggi dari yang diinginkan pemerintah, 21 dolar per barel. |
Bengkel Motor Pak Haji Jadi Langganan Para Pejabat
MELIHAT kondisi mobil-mobil yang berada di dalam bengkel ''Kiat Motor'' di Jotong, Desa Kradenan, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, orang menyangka semua itu kendaraan baru. |
|
|
Arus Investasi Tak Terlalu Buruk
Jakarta - Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjara-jakti menyatakan arus investasi di Indonesia tidak terlalu buruk, seperti yang dibayangkan selama ini. Menurutnya, data statistik yang dikeluarkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) belum mencerminkan seluruh investasi yang masuk ke Indonesia. |
Paling Ideal Segera Lunasi Pinjaman IMF
SEMARANG - Pemerintah Indonesia sebaiknya segera membayar lunas seluruh pinjaman IMF 8,4 miliar dolar AS. Cara tersebut merupakan pilihan yang paling ideal sehingga setelah itu Indonesia dapat kembali menjadi anggota IMF yang normal. Sebanarnya, Pemerintah Indonesia mampu membayar utang itu. |
|
|
Utang dari CGI 2004 Diharapkan Lebih Tinggi
JAKARTA- Menteri Keuangan Boediono mengharapkan realisasi pencairan pinjaman dari Consultative Group on Indonesia (CGI) pada 2004 lebih tinggi dibandingkan realisasi 2003. Meski demikian sejauh ini pemerintah masih belum memutuskan berapa besar pinjaman yang diinginkan dari CGI tersebut. |
Pemerintah Janji Kucurkan Dana ke PT DI
JAKARTA - Untuk menyelamatkan PT Dirgantara Indonesia (DI) yang kini terancam bangkrut, pemerintah segera mengucurkan dana talangan. Namun besar dana yang akan disetorkan kepada pabrik pesawat terbang itu masih dibicarakan antara Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dengan Depkeu. |
|
|
Reformasi Pajak Dibahas Tuntas
SEMARANG - Perubahan besar-besaran atau dikenal dengan sebutan reformasi perpajakan akan dibahas tuntas dalam seminar sehari yang berlangsung di Graha Santika, hari ini. ''Banyak yang belum mengerti bahwa perubahan besar ini akan memberikan iklim yang baik bagi dunia usaha,'' tutur ketua panitia seminar Drs Dana Darsono dan Direktur GG Consultant Drs Agustinus Kuntjoro, kepada Suara Merdeka, kemarin. |
Ibarat Kolam Kecil Dimasuki Kaki Gajah
DALAM satu bulan indeks IHSG kembali beranjak naik dan saat ini bertengger di level 600-an. Pasar modal rupanya cukup sakti menghadapi gejolak situasi dalam negeri, setelah aksi peledakan bom di Hotel JW Marriott pada 5 Agustus lalu. Selain itu, rupiah juga sangat sakti dan kembali menguat ke posisi Rp 8.400 per dolar AS. |
|
|
SCB Tawarkan Supermarket Reksadana
SEMARANG-Supermarket Reksadana yang kini ditawarkan Standard Chartered Bank (SCB) diperkirakan akan direspons masyarakat, khususnya setelah bunga simpanan di bank sudah tidak menarik lagi. ''Memang sejak suku bunga bank turun, reksadana booming. Karena banyak dana yang dipindahkan ke investasi reksadana,'' kata Rita Yulistina Branch Manager SCB Semarang, di sela-sela penyerahan pemenang undian Grand Lucky Draw Bancassurance, kemarin. |
||