
| Kamis, 16 Oktober 2003 | Surat Pembaca |
Usul Jalan Tol Solo Lewat Tegowanu
Saya usul pembangunan jalan tol Semarang-Solo lewat Tegowanu, Grobogan secara teknis mungkin baik. Tetapi tidak menyelesaikan masalah bagi Pemkab Semarang. Sebab jalan raya Semarang-Bawen sudah sangat padat kendaraan. Lebih-lebih pada jam sibuk di depan Taman Unyil, Pasar Banarjo, Pasar Babadan, Pasar Karangjati dan Harjosari sering macet. Maka sangat diperlukan jalan alternatif/baru. Kepada Bapak Gubernur dan Bapak Bupati Semarang mohon kiranya jalan tersebut dapat segera terealisasi. Indarso
***
Ke Mana MengaduKami bekas karyawan PT Kudos Istana Furniture (Djarum Group) Kudus. Perusahaan memperlakukan karyawan untuk bekerja 9 jam/hari secara paksa dengan kedok loyalitas. Kemudian melakukan PHK karyawan yang sudah mengabdi 13 tahun s.d 14 tahun tanpa pesangon. Alasannya terasa dibuat-buat dengan dan berkesan mengundurkan diri. Tidak membayar gaji karyawan selama 1 bulan terakhir tanpa alasan. Tidak menghargai hasil karya karyawan, bahkan bila perlu digunakan untuk kepentingan prestasi diri sendiri agar kelihatan serba tahu. Saya karyawan yang juga di-PHK bersama sekitar 20 orang dan akan di-PHK lagi sekitar 200 orang. Kami benar-benar membutuhkan tempat mengadu/bersedia mendengarkan apa yang menurut kami sesuatu yang tidak adil. Terutama badan, lembaga, departemen yang terkait dengan ketenagakerjaan bersedia membantu menyelesaikan masalah ini. Slamet Haryadi
***
Manfaat Vetsin bagi Tanaman Berbunga
Saya ingin berbagi tips untuk pembaca. Vetsin selain berguna untuk memasak tapi juga dapat digunakan tanaman agar cepat berbunga. Caranya, 5 liter air dicampur dengan 1 sendok makan vetsin lalu diaduk sampai merata dan disiramkan pada tanaman. Lakukan hal ini setiap kali menyirami tanaman. Percayalah, tanaman akan subur dan cepat berbunga. Andromeda Dwi Setyaningsih
***
Koh Aseng... Pinjam Modalnya Dong
Dari berita dan gosip yang banyak beredar katanya omset Koh Aseng mencapai ratusan juta rupiah/malam... ya. Bahkan kadang di atas Rp 1 miliar. Ck... ck... ck... dikemankan aja tuh uang? Apa benar untuk menyubsidi banyak instansi. Mengingat zaman makin susah, bolehkah saya mohon Koh Aseng untuk pinjam modal. Saya hanya seorang yang kadang harus keluar kota. Saya merasa sudah capai bila sampai di rumah (untung sudah nggak ada suami jadi nggak tambah tugas). Tapi sebagai wanita beban ini makin berat kalau harus memenuhi biaya hidup yang kian mahal. Untuk itu saya ingin buka bengkel service dan body repair. Bisa nggak ya saya ajukan pinjaman Rp 50 juta yang bagi Koh Aseng terasa kecil dong. Tapi yang TKA dan lufle ya... (kredit tanpa agunan lunak dan fleksibel). Dalam arti mulai angsuran 6 bulan setelah berjalan dan tanpa bunga (bunga lunak) plus fleksibel dalam tanggal mengangsurnya (mundur 4-5 hari nggak diteror telepon). Kalau surat terbuka ini disetujui, bengkel itu saya beri nama Bengkel Service & Body Repair ''Ascot''. Koh Aseng mau tahu apa artinya... yaitu Asli Co Togel... keren kan?. Silakan hubungi saya via Suara Merdeka. Kalau saya cantumkan nama lengkap pasti saya akan dicibir dan diketawain orang. Tapi mereka akan melongo jika nanti bengkel itu sudah berdiri dan berhasil mengurangi pengangguran. Arni
***
Polres Ungaran
Sebagai warga kota Ungaran, saya merasa bangga dan salut atas dibangunnya Kantor Polres Ungaran. Tetapi di sisi lain saya juga merasa bimbang karena adanya pemberitaan tentang rencana pemindahan ibu kota Kabupaten Semarang dari Ungaran ke Bawen. Kalau memang demikian, mengapa kantor Polres dibangun di Kota Ungaran. Di lain pihak saya juga merasa bangga dengan dibangunnya kantor Polres, berarti Ungaran memiliki 3 kantor Kepolisian, yaitu Polsek Ungaran, Polres Ungaran, dan Polwil Semarang. Rustanto ***
Terima Kasih Pak Polisi
Saya beberapa waktu lalu mengemudikan kendaraan dari Magelang menuju Semarang. Selepas terminal bus Secang, saya distop Pak Polisi dengan alasan melanggar marka jalan, yaitu garis putih lurus pemisah jalan. Saya memang mendahului mobil angkot yang jalannya merangkak karena keberatan penumpang. Saya minta maaf pada pak polisi karena saat itu kendaraan dari arah depan kebetulan sepi dan jalan lurus. Namun saya tetap ditilang dan SIM ditahan serta diminta datang di Pengadilan. Kalau tidak, boleh bayar denda Rp 50 ribu yang akan diwakili Pak Polisi. Saya berterima kasih kepada Pak Polisi karena membantu saya untuk tidak usah datang ke Pengadilan, sebab saya dari Bekasi dan cukup bayar dendanya. Sebelum saya beranjak dari tempat itu, sudah ada tiga mobil lagi yang antre ditilang. Rolan M
***
Penebangan Hutan
Meski mendapat kecaman dari berbagai pihak, penebangan hutan masih terus terjadi. Padahal musim penghujan telah datang dan kondisi ini bisa mengakibatkan bencana alam seperti tanah longsor dan banjir. Peristiwa yang mungkin akan memakan korban jiwa dan harta benda yang tidak sedikit. Daerah perbukitan lambat laun menjadi gundul akibat penebangan secara liar. Pemerintah sudah melarang dan menghukum mereka yang melakukan. Begitu juga pihak Perhutani, namun sepertinya tidak dihiraukan. Larangan pemerintah agar tidak menebang hutan seharusnya ditaati, karena dampak yang ditimbulkan sangat merugikan semua pihak. Bencana alam akibat penebangan hutan secara liar mungkin terjadi akibat kesalahan manusia. Jadi hindari penebangan hutan, jangan menjadikan hutan gundul. M Andika Fawzi
***
Reuni Sasma Dwi Pala
Akankah ... tetap kita simpan semua kenangan pahit dan manis selama 22 tahun lalu. Kebersamaan kita saat menjadi anggota club pecinta alam Sasma Dwi Pala. Entah di tengah hutan, puncak gunung atau dalam goa. Betapa nikmatnya meneguk secangkir kopi yang diminum beramai-ramai. Apalagi membuatnya menggunakan panci bekas masak mie yang nggak dicuci. Marilah kenang romantisme masa lalu kita seperti motto "Selama pucuk-pucuk pinus masih berdiri tegak di persada Nusantara, selama itu pula Sasma Dwi Pala tetap tegak membahana" pada Sabtu - Minggu 18 s.d 19 Oktober pukul 20.00 wib di SMU 2 Semarang. Informasi, Saiful 08157729123, Diah Sepbrina 081325768142, Wahid 081229920042, Moko 081325712499 atau http: // Sasmadwipala.Csb.net atau e-mail: SasmaDwipala@ Sasmadwipala.csb.net
Iwan/Khopetz |