logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 16 Oktober 2003 Sala  
Line

Teliti Limbah, Gubernur Bentuk Tim Baru

KARANGANYAR - Gubernur Jateng H Mardiyanto membentuk tim baru berkaitan dengan penelitian limbah PT Palur Raya yang mencemari sumur warga seputar pabrik yang memproduksi mono sodim glutamat (MSG) itu.

Tim yang berasal dari UPN Veteran Yogyakarta tersebut bertugas meneliti pembuatan sumur pantek yang juga difasilitasi Gubernur. Adapun dana yang dibutuhkan untuk penelitian Rp 10 juta.

''Kadar limbah yang mencemari sumur dan lahan masyarakat tersebut berbeda-beda. Untuk mengetahuinya perlu diteliti secara detail, sehingga kami perlu membentuk tim baru. Saya harap masyarakat jangan tergesa-gesa membuat sumur pantek sebelum tim itu selesai bekerja. Penelitian yang dilakukan tim dari UPN menggunakan geolistrik,'' kata Gubernur ketika melakukan kunjungan mendadak sekitar 15 menit di Jaten, Karanganyar, Selasa (14/10) lalu.

Sebelumnya, Pemprov Jateng telah membentuk tim yang terdiri atas unsur Pemprov, Bapedalda Jateng, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jateng, Dinas LH Karanganyar, manajemen PT Palur Raya, dan masyarakat korban limbah. Namun tim tersebut lebih banyak difungsikan membahas proses ganti rugi PT Palur Raya terhadap masyarakat korban limbah.

Berkaitan dengan ditemukan dugaan data fiktif yang digunakan tim kerja untuk mengajukan bantuan ganti rugi senilai Rp 1,6 miliar, Mardiyanto mengaku masih percaya terhadap tim kerja. ''Saya tidak akan mencampuri distribusi ganti rugi yang dibagikan pada masyarakat korban limbah. Jika ada masalah, saya minta pada Plh Bupati Tartopo untuk memfasilitasinya,'' kata dia seusai menengok sumur warga yang tercemar.(G8-14s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA