logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 16 Oktober 2003 Olahraga  
Line

Taufik Hidayat Didampingi Kurniahu

JAKARTA- Mengawali pertandingannya di Kejuaraan Asia 2003 JVC di Jakarta, kemarin, Taufik Hidayat ternyata didampingi mantan pemain nasional, Kurniahu. Setelah bentrok dengan pelatihnya di Pelatnas, Joko Supriyanto, dia tak dilatih dan berlatih di Cipayung.

''Sudah sekitar tiga minggu saya mendampingi Taufik berlatih di lapangan Kedoya,'' kata Kurniahu ketika dia menunggui juara Asian Games 2002 itu bertanding melawan Zulkifli MD Salleh dari Brunei Darussalam dalam babak kedua. Pada babak pertama, bintang asal klub SGS Bandung itu memperoleh bye.

Sekalipun berlatih di luar Pelatnas, Taufik tetap tampil meyakinkan. Harus diakui juga, lawannya yang merupakan pemain hasil babak kualifikasi itu memang kalah kelas.

Tanpa kesulitan dia menang 15-5, 15-4, dalam pertandingan yang berlangsung di lapangan 6 Stadion Tennis Indoor Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan.

Saat menyinggung tentang kehadiran Kurniahu mendampingi dirinya, itu dilakukan setelah dia tidak latihan di Pelatnas. Pemain yang baru saja berhasil mempertahankan gelar Indonesia Open itu menyebut Kurniahu dipilih karena memang telah mengenal secara dekat.

Perkenalan itu dimulai ketika dia masih sering main di SGS, sementara Kurniahu melatih klub Bimantara Tangkas Jakarta.

Tolak Sebut Nama

Taufik mengaku telah mengajukan nama kepada PBSI mengenai siapa yang bakal melatih dirinya di Pelatnas selanjutnya. Taufik hanya mengusulkan satu nama. Sekalipun dalam turnamen ini dia sudah didampingi Kurniahu, dia tidak mau menyebutkan nama pelatih yang diusulkannya kepada PBSI. Ketika didesak, dia tetap tidak mau menyebutkannya.

''Silakan tanya PBSI. Saya sudah terbuka. Kalau PBSI tertutup, saya juga tertutup,'' tutur runner-up Kejuaraan Asia 2002 ini.

Mengenai apa kriterianya dalam mengusulkan pelatih, Taufik mengatakan, ''Karena dia sama seperti pelatih-pelatih saya sebelumnya.''

Dalam babak perdelapan final yang tiketnya masih digratiskan, hari ini, pemain yang pernah hendak hengkang ke Singapura itu bakal bertemu Shinkai Yusuke dari Jepang.

Pada babak pertama, Yusuke menumbangkan pemain Pakistan Umar Zeeshan, 15-3, 15-12. Sorenya, giliran pemain Iran Kaveh Mehrabi ditundukkannya juga dengan dua set langsung 15-5 dan 15-4. (tok,D3-57t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA