logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 16 Oktober 2003 Olahraga  
Line

PSIS-Persijap Berebut Tiket Grand Final

BANDUNG - Tak bisa dihindari, dua tim asal Jateng, PSIS Semarang Yunior dan Persijap Jepara Yunior harus melakukan perang saudara untuk memperebutkan satu tiket grand final pada putaran final Liga Remaja Bogasari. Kedua tim itu akan tampil di Stadion Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, siang ini mulai pukul 15.00 WIB.

Posisi PSIS-Persijap belum amam. Posisi tuan rumah Persib Bandung Yr yang pada waktu bersamaan main di Lapangan Persib untuk menghadapi Persijatim Jakarta Timur Yr, juga belum aman.

Namun hasil seri sudah cukup buat tim tuan rumah untuk melenggang. Peluang PSIS juga cukup terbuka karena hanya butuh hasil seri, sedangkan Persijap harus menang jika ingin lolos.

Untuk memompa semangat bermain, Persijap dirangsang bonus. ''Kalau menang, kami sediakan bonus Rp 25 juta,'' kata Wakil Manajer Tim Persijap Arisno Hasan seusai mencoba lapangan, sore kemarin.

Sejak awal, tim Kota Ukir bertekad mempertahankan gelar juara yang diraih di Stadion Tridadi Sleman pada tahun lalu. Ketika itu mereka mengalahkan PSIS 4-0.

Pelatih Persijap Eddy Santoso menginstruksikan para pemainnya untuk mewaspadai dua winger PSIS, Deny Rumba dan Yusuf Sutan Mudo. Dua pemain sayap itu dinilai sebagai kunci serangan timnya.

''Satu-satunya jalan untuk tetap bertahan adalah memetik kemenangan. Dua pemain sayap itu akan kami waspadai, sehingga serangan PSIS tak bisa berkembang,'' tutur Eddy Santoso.

Sore kemarin, puluhan pendukung Persijap mulai berdatangan. Mereka bahkan langsung menyaksikan tim kesayangannya ketika mencoba lapangan.

Belum Aman

Sementara itu, kubu PSIS menganggap hasil seri lawan Persijap belum aman. Seandainya PSIS hanya bisa imbang dengan Persijap, anak-anak asuhan Cornelis Soetadi baru mengumpulkan nilai empat. Kalau Persib memberi kemenangan 2-1 buat Persijatim, kedua tim itu yang melaju ke grand final.

''Bisa saja itu terjadi. Kalau kami hanya main imbang 0-0, lalu Persib memberi kemenangan 2-1, kami tersisih karena kalah selisih gol. Supaya aman, kami harus menang,'' ungkap pelatih PSIS C Soetadi.

Pada pertemuan di babak penyisihan PSIS dikalahkan Persijap 0-2. Siang ini pasukan C Soetadi kembali diperkuat gelandang Prananda Aditya yang sebelumnya menjalani hukuman kartu merah.

''Motor serangan Persijap ada pada M Rizal dan kali ini akan kami jaga. Di tempat netral, kami yakin bisa menang,'' imbuh C Soetadi.

Klasemen Sementara

1. Persib 2 1 1 0 2/1 4

2. PSIS 2 1 0 1 2/2 3

3. Persijap 2 0 2 0 1/1 2

4. Persijatim 2 0 1 1 1/2 1

(C16,dwi-59)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA