
| Kamis, 16 Oktober 2003 | Olahraga |
Chelsea ke PuncakLONDON- Chelsea menempati posisi puncak klasemen Liga Utama Inggris, hari Selasa (Rabu dini hari WIB), meskipun mereka hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Birmingham City. Tim asuhan Claudio Ranieri yang belum terkalahkan itu tiba di Stadion St Andrew karena satu pertandingan sisa dan hanya membutuhkan sebuah hasil imbang untuk memimpin klasemen, dengan keunggulan selisih gol dari pesaingnya, Arsenal. Chelsea kini mengantongi 20 poin dari delapan pertandingan, dengan keunggulan selisih gol 11 sementara Arsenal 10. Manchester United tertinggal satu poin di belakangnya, juga hasil dari delapan pertandingan. Sedangkan Birmingham City naik ke posisi empat dengan nilai 15 menyalip Fulham. Duel antara The Blues versus Birmingham berlangsung kurang menarik. Pada babak pertama, nyaris tidak terjadi tekanan yang serius pada penjaga gawang meskipun Maik Taylor sibuk, terutama ketika Chelsea -yang memainkan Jimmy Floyd Hasselbaink dan Hernan Crespo di lini depan- mendominasi pertandingan. Kendati demikian, Birmingham, yang belum terkalahkan di kandang sendiri musim ini, bermain solid di lini belakang. Mereka hanya menyisakan Christophe Dugarry yang sendirian di lini depan sebagai ancaman. Makin Menekan Memasuki babak kedua, Chelsea makin meningkatkan tekanan ke daerah pertahanan lawan, namun upaya mereka yang beruntun untuk membobol gawang Maik Taylor tak membuahkan hasil. Taylor menyelamatkan timnya dari kekalahan pada menit ke-64 saat dia mementahkan tembakan Hasselbaink setelah mendapat umpan dari Frank Lampard. Penjaga gawang itu juga mementahkan kembali tembakan pemain tengah Inggris tersebut saat pertandingan tersisa 11 menit lagi. Manajer Chelsea Claudio Ranieri mengaku sangat gembira dengan hasil imbang tersebut. Dia menilai, Birmingham tim yang bagus, terutama ketika tampil di St Andrew. Karena itu, hasil imbang menurutnya sudah lumayan memadai. ''Ini hasil yang positif. Kami menikmatinya. Saya harus mengatakan, permainan kami amat baik hari ini,'' ujar pelatih yang diisukan jabatannya bakal segera dilengser oleh arsitek timnas Inggris, Sven-Goran Eriksson, itu. ''Kami memiliki cukup banyak peluang. Hasselbaink dan Crespo telah memainkan peran yang bagus. Sayang, kami tak beruntung,'' tambah dia.. (rtr,F3-77) |