logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 16 Oktober 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Caleg PDI-P Wajib Jalani Tes Urine

KENDAL- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kendal berusaha menghapus citra sebagai partai yang sarat gontok-gontokan dan kesan buruk lainnya. Usaha itu akan dimulai dari para kadernya di legislatif.

''Karena itu, dalam proses pencalonan yang akan dimulai dalam waktu dekat, caleg PDI-P harus bebas narkoba. Dalam penentuan nomor urut juga tidak ada gontok-gontokan, karena semua melalui rapat pengurus dan bukan oleh perorangan,'' kata Ketua DPC PDI-P Kendal HM Salimun.

Untuk menghasilkan wakil rakyat periode mendatang yang bebas narkoba, ujar dia, segenap anggota fraksi sekarang dan pengurus partai diwajibkan menjalani tes urine. Hasil tes yang dilakukan di sebuah rumah sakit di Jalan Dokter Cipto Semarang itu telah dikirimkan ke DPP.

Hal itu berkaitan dengan proses pencalonan yang segera dimulai. Tiap pengurus ranting (desa/kelurahan), nantinya berhak mengajukan paling sedikit seorang calon.

Calon tersebut kemudian disaring di tingkat anak cabang (kecamatan) melalui musyawarah anak cabang khusus (musancabsus) mulai 17 Oktober mendatang. Selanjutnya, hasil saringan itu akan dimatangkan dalam rapat kerja cabang khusus (rakercabsus) pada 25 Oktober.

Pada rakercabsus itulah urutan nomor ditentukan. ''Di forum itulah, nilai-nilai lebih tiap-tiap calon diperhitungkan,'' kata dia.

Saat ditanya soal pencalonan Sutrimo, Ketua DPRD Kendal yang juga rival Salimun dalam konflik internal selama ini, mantan Kades Pidodo Kulon itu mengemukakan, jika yang bersangkutan memang baik tentu tetap diperhitungkan.

Salimun membantah, dalam penentuan nomor urut itu dia akan sangat berkuasa karena segala sesuatu diproses melalui rapat pengurus.

Namun, dia tidak mengelak ada perebutan nomor urut di Kaliwungu antara Sutrimo dan Prapto Utono. ''Namun, itu pribadi kedua orang itu.''

Ketua DPC menuturkan, DPP menargetkan partai memperoleh 24 kursi di DPRD Kendal atau 50% plus satu. Namun, dia berpendapat, target realistis 18 kursi dan dia optimistis akan tercapai.(C23-84j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA