logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 16 Oktober 2003 Ekonomi  
Line

Permintaan Minyak Tanah Selama Puasa Meningkat

BREBES - Permintaan minyak tanah sebelum maupun selama puasa, diperkirakan akan naik sekitar 10% dari hari-hari biasa. Untuk mengantisipasi agar kebutuhan tetap terjaga, kelompok agen minyak rayon Kabupaten Brebes, kini berupaya meminta tambahan alokasi jatah dari Pertamina Tegal.

''Antisipasi ini penting supaya kebutuhan masyarakat tetap tercukupi,'' papar Ketua Kelompok Agen Minyak Rayon Brebes Gunung Indrajat, kemarin.

Gunung mengatakan, kebutuhan minyak warga kabupaten perbatasan Jateng-Jabar itu setiap hari 247 kiloliter. Seperti tahun sebelumnya, setiap menjelang atau selama puasa, kebutuhan itu meningkat tajam karena banyak masyarakat yang menggunakan minyak untuk memasak, baik masak hidangan sahur maupun buka puasa, termasuk untuk penerangan.

Untuk masyarakat menengah ke atas, minyak memang tidak lagi menjadi kebutuhan pokok karena sudah ada penggantinya yakni listrik. Namun di pelosok pedesaan, minyak masih menjadi andalan kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, penerangan, sampai kebutuhan industri kecil. Bahkan, kebergantungan pada minyak, kini sudah merambah ke nelayan. Mereka yang menggunakan mesin tempel, sering mencampur dengan minyak tanah supaya lebih hemat.

Untuk menyalurkan minyak ke konsumen, kelompok agen memanfaatkan 240 pangkalan minyak yang tersebar di 17 kecamatan.

Dari pangkalan itu mereka dapat mengetahui kebutuhan riil masyarakat. Dalam penyaluran, agen menggunakan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai dengan SK Gubernur Jateng yakni Rp 970 per liter.

Disebutkannya, sekarang ini dengan sistim rayon, dapat dihindari permainan harga di tingkat pengecer. Sebab, tak ada lagi minyak dari daerah lain masuk wilayah Brebes. Bahkan, suplai yang lancar dari Pertamina, mampu menstabilkan harga. (wh-82n)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA