logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 16 Oktober 2003 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Bus Tabrak Pagar Gudang Benih Padi

SLAWI- Kecelakaan yang hampir merenggut korban jiwa, kemarin malam sekitar pukul 23.00 terjadi di jalur pantura di wilayah hukum Polres Tegal. Bus PO Periangan 2 jurusan Wonogiri-Jakarta menabrak pagar kantor UD Seger Mulya Cerah di Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Dua puluh tujuh penumpang bus B-7184-XA yang dikemudikan Suyatno (40), warga Desa Giriwono, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, berteriak histeris. Karena saat kejadian, mereka dalam keadaan terjaga.Teriakan penumpang dan benturan keras bus yang menabrak pagar tembok juga mengagetkan warga desa itu.

Mereka kemudian berbondong-bondong menuju ke sumber suara. Warga menjumpai bus yang penyok di bagian depannya, sejumlah kaca pecah akibat benturan keras itu. Beberapa penumpang yang berebut keluar juga memecah kaca, termasuk kaca bagian belakang bus.

Semua penumpang selamat, ketika sopir bus tiba-tiba membanting kemudi ke kiri dan terperosok, kemudian menabrak pagar gudang benih padi gabah itu. Kalau toh ada yang menderita luka, paling hanya lecet-lecet kecil dan beberapa lengan yang terlihat memerah. Termasuk Tono (45), kernet bus, yang berdiri di tengah dan kepalanya membentur bagian atas bus, juga selamat.

Menghindari Truk

Suyatno, sopir bus, menuturkan, kecelakaan terjadi ketika bus yang dikemudikan melaju dari timur (Semarang) ke barat (Jakarta). Sampai di pertigaan menuju ke jalan desa di Desa Munjungagung, sebuah truk dari arah berlawanan tiba-tiba hendak memotong jalan, berbelok menuju ke selatan.

Dalam kondisi bus berkecepatan tinggi dan jarak truk proyek di depannya begitu dekat, sopir harus mengambil keputusan untuk menghindari kecelakaan lebih fatal. Kemudian sopir membanting kemudi ke kiri.

Namun, bukan berarti bus selamat dari tabrakan. Karena saat kemudi dibanting ke kiri, bus melompat dan terjun ke pekarangan yang 1,5 meter lebih rendah dari bahu jalan. Akibatnya, tubuh penumpang seperti diguncang keras. Mereka menjerit histeris. Bersamaan dengan itu, bus juga menyikat pagar tembok gudang penyimpanan benih padi gabah milik UD Seger Mulya Cerah. Setelah menabrak pagar tembok, laju bus baru berhenti. Pagar tembok menjadi miring dan retak-retak di beberapa bagian.

Kapolres Tegal AKBP Drs Moch Iriawan melalui Kasatlantas AKP Yuddi Riawan SH mengatakan, kecelakaan tersebut akibat truk yang belum diketahui identitasnya itu saat berbelok tidak memperhatikan kendaraan di depannya. Padahal moncong truk sudah masuk separo jalan. Akibatnya saat bus melaju kencang, sopir sulit menghindari dan kemudian membanting kemudi ke kiri, kemudian menabrak tembok pagar. ''Meski ada kecelakaan, jalur pantura tetap lancar. Sebab, bodi bus tidak menghalangi laju kendaraan,'' jelas Kasatlantas.(D12-20j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA