logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 16 Oktober 2003 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Pencuri Komputer Kepergok Bawa Dua CPU dan Printer

PURWOKERTO - Kawanan pencuri komputer beraksi lagi di Kota Purwokerto. Korban kali ini PT Surya Jaya Bakti, perwakilan Gudang Garam Purwokerto yang terletak di Karanglewas.

Dua unit komputer dan satu printer diambil pencuri, Rabu dini hari sekitar pukul 02.00. ''Kami melihat tiga orang tak dikenal lari meninggalkan kantor,'' kata Kuswanto (35), petugas satpam kantor itu ketika diperiksa Reserse Polres Banyumas, kemarin.

Dia menjelaskan, sekitar pukul 02.00 saat bertugas bersama temannya, tiga orang tak dikenal muncul di sekitar kantor Gudang Garam. Ketika ditegur, lelaki itu tidak menjawab. Satpam itu pun kembali ke tempat tugasnya.

Sekitar satu jam kemudian, kata Kuswanto, tiga lelaki itu mengendap-endap keluar kantor Gudang Garam. Setelah dikejar, mereka lari dan menghilang pada kegelapan malam. Dia bersama teman jaganya tidak meneruskan pengejaran sampai ke sawah.

Kuswanto bersama petugas lain lalu mengecek kantor, ternyata pintu ruang komputer sudah terbuka. Dua unit CPU dan sebuah printer sudah hilang, sedangkan kertas-kertas berserakan di lantai.

10 Kasus

Mengetahui ada pencurian, satpam melapor ke polisi, petugas segera datang dan memeriksa ruang komputer. Polisi dibantu satpam berusaha mencari pelaku tetapi tidak berhasil. Kerugian akibat pencurian ini mencapai Rp 10 juta.

Kasus pencurian komputer di Purwokerto sudah meresahkan perkantoran swasta dan pemerintah karena sering terjadi. Sejak empat bulan lalu, lebih dari 10 kasus pencurian komputer terjadi di kota ini. Namun tidak satu pun yang terungkap.

Ketika kasus pencurian komputer di Purwokerto, satu bulan terakhir mereda, kawanan itu beraksi di kota Purbalingga. Korbannya, sekolah negeri, kantor koperasi, dan kantor perusahaan swasta.

Kasus pencurian di Purbalingga juga belum berhasil diungkap polisi. Petugas sudah mengumpulkan beberapa barang bukti, berupa boks CPU yang ditemukan di sebuah sungai kecil dekat Queen Garden, Baturraden.

Seorang polisi mengatakan, kawanan itu merupakan sindikat sehingga hasil kejahatan dijual ke luar kota. Pencuri hanya menggasak isi CPU setelah membongkar boksnya. (in-20i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA