logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 16 Oktober 2003 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Dicek, Kelaikan Jalan Angkutan Lebaran

PURWOKERTO- Menghadapi masa angkutan Lebaran 2003, semua kendaraan angkutan umum akan dicek kelaikan jalannya oleh Dinas Perhubungan di daerah. Kendaraan yang dinyatakan tidak laik jalan tidak akan diizinkan beroperasi.

''Seluruh daerah telah diminta untuk mengecek kelaikan kendaraan. Khusus untuk Jakarta akan dicek oleh Direktorat Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ),'' kata Direktur LLAJ Anton S Tampubolon kepada wartawan seusai mengecak persiapan prasarana jalan dan jembatan di jalur selatan menghadapi Lebaran 2003, Selasa (14/10) malam, di Purwokerto.

Pengecekan tersebut untuk menghindari terjadinya kecelakaan akibat faktor kendaraan yang sudah tak laik jalan, dan demi kelancaraan arus lalu lintas di jalan pada saat jalur padat. DLLAJ tidak menginginkan adanya kemacetan karena adanya bus mogok akibat bus yang sebenarnya sudah tidak laik untuk dioperasikan.

Pada Lebaran ini, ujarnya, jumlah pemudik akan meningkat 5% dari tahun lalu. Seiring dengan kenaikan itu, jumlah armada akan naik 5%. Meski ada kenaikan, dia mengaku belum memerinci satu per satu perusahaan otobus yang akan dioperasikan pada angkutan Lebaran.

''Namun, saya kira PO yang ada akan mengerahkan semua armadanya. Hanya saja setiap kendaraan yang akan beroperasi harus dicek kelaikan jalannya lebih dulu. Jika memang tidak laik, tidak diizinkan beroperasi,'' jelasnya.

Tarif Angkutan

Menyinggung tentang tarif angkutan pada masa angkutan Lebaran 2003 pada 18 November - 3 Desember, Anton mengemukakan, pada tahun ini untuk kali pertama tidak ada tuslah. Sebab, mulai tahun ini diberlakukan tarif mengambang, yakni batas atas dan batas bawah yang rasionya 20% dari tarif pokok per kilometer per penumpang.

''Setiap PO akan menentukan tarifnya asal tidak melebihi ambang batas yang telah dipatok dan harus diberitahukan kepada penumpang. Untuk tarif dasar AKAP dibuat oleh Dirjen Perhubungan Darat, sedangkan tarif AKDP oleh gubernur. Semua sudah ada perinciannya,'' paparnya.

Kondisi jalan, berdasarkan pengecakan LLAJ bersama Polri dan Depkimprawil, untuk jalur selatan mulai dari Jakarta, Bandung hingga Purwokerto dalam keadaan baik. Hanya beberapa jembatan yang perlu ditingkatkan, tetapi pada H-7 sudah selesai. Demikian juga dua jalan tol, yakni Padalarang-Cikamuning dan Dawuan-Sadang, masing-masing sepanjang 6,5 km dan 5,5 km pada saat Lebaran sudah bisa dilalui.

Kapasitas jalan juga sudah cukup, tapi perlu perhatian pada aspek keselamatan. Sebab, tidak sedikit kecelakaan lalu lintas justru terjadi akibat masalah sepele, yakni disiplin pengemudi. Karena itu, para pengemudi diharapkan benar-benar mematuhi aturan dan rambu-rambu. Pada daerah yang rawan banjir dan longsor harus hati-hati.(G23-20j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA