logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 16 Oktober 2003 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Sila Ketuhanan Tak Jalan

BOROBUDUR- Wakil Presiden Hamzah Haz mengatakan, Indonesia mengalami krisis kepribadian bangsa akibat tak mampu melaksanakan Pancasila secara konsekuen dan konsisten.

"Karena sila Ketuhanan Yang Maha Esa tidak jalan. Akibatnya, empat sila lain dari Pancasila juga tidak bisa jalan optimal," ungkapnya, di Pesantren Nurul Falah, Kabupaten Magelang.

Sebelum membuka halaqah ulama se-Jawa dan Rapimwil PPP Se-Jateng, dia mengharapkan, Gubernur Jateng serta Bupati dan Wali Kota Magelang pada waktu mendengar azan, hendaknya semua pekerjaan ditinggalkan untuk shalat berjamaah.

"Untuk melaksanakan sila pertama dari Pancasila, tak usah memakai peraturan daerah, karena Indonesia bukan negara Islam. Namun hendaknya melakukan hal itu dengan sungguh hati," ujarnya.

Dia meminta agama dijadikan pilar pembangunan. Karena agama arahnya menciptakan akhlak yang mulia, tetapi kenyataannya di Indonesia sekarang malah jauh terbalik dari itu.

Dia juga menyebutkan, terjadinya krisis ekonomi keuangan akibat tidak mampu memberikan nilai ekonomi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Akibatnya, utang negara kini menjadi Rp 450 triliun dan bunganya Rp 80 triliun.

"Yang menikmati keuntungan investor. Bagian Indonesia hanya 20%. Hal itu yang menyebabkan pemasukan negara sangat kecil," ungkap Hamzah Haz yang juga Ketua Umum DPP PPP.

Soal Wapres Centre, dia menjelaskan, sebagai forum untuk mendiskusikan persoalan bangsa yang aktual dan mencari pemecahannya, kemudian disampaikan pemerintah untuk dijadikan masukan.

"Jadi, bukan untuk kepentingan PPP atau Hamzah Haz, melainkan kepentingan bangsa." (pr-76j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA