
| Kamis, 16 Oktober 2003 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
BNI Tak Melayani Tukar Uang BrasilPURWOREJO-Seringnya terjadi penipuan uang dengan modus membawa-bawa nama Bank BNI, Bank tersebut di Purworejo merasa perlu memberikan klarifikasi. Dua karyawan lembaga keuangan tersebut menemui Suara Merdeka, kemarin. Petugas Kontrol Intern Cabang (KIC), Riyanto SE MM, menerangkan BNI Purworejo tidak melayani penukaran uang dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Mata uang yang tidak bisa dilayani di antaranya Brasil, ringgit Malaysia, real Irak. Adapun yang bisa dilayani penukarannya adalah dolar Amerika, euro (Uni Eropa), poundsterling (Inggris), sing (dolar Singapura), australian dolar, dolar $ Hong Kong. Riyanto yang didampingi Markoni lebih lanjut mengingatkan kepada warga untuk berhati-hati apabila didekati orang tak dikenal dan meminta mengantar menukar uang di BNI. Ditekankan untuk tidak mudah percaya rayuan dari seseorang yang hendak menukar uang rupiah dengan mata uang asing. "Lebih baik bertanya dahulu ke petugas bank," katanya. Mengomentari penipuan seperti diberitakan Suara Merdeka edisi Selasa lalu. Dalam kejadian itu korban dibujuk, satu lembar ribuan uang Brasil bisa ditukar Rp 10 juta. Menurutnya, itu tidak mungkin, sebab nilai tukar tertinggi terhadap rupiah sebenarnya poundsterling dengan kurs satu dolar sama dengan Rp 11.000 sampai 12.000. "Jadi tidak mungkin uang Brasil bisa ditukar uang Rp 10 juta," ujarnya. Ditambahkan pula, transaksi penipuan yang menimpa karyawan SMK 3 Purworejo itu terjadi di luar BNI, dan menurut mereka BNI tidak merasa menukar uang milik pelaku karena memang tidak bisa. Seperti diberitakan, diduga akibat dihipnotis, karyawan SMK 3 Purworejo bernama Endang Sri Kusiyah (48), rela menyerahkan uang sebesar Rp 42 juta kepada orang tak dikenal. Padahal, uang itu merupakan tabungan pribadi serta milik para guru dan karyawan untuk tunjangan hari raya (THR). Kasus dengan modus seperti itu setidaknya sudah tiga kali terjadi di Purworejo.(yon-42) |