
| Rabu, 15 Oktober 2003 | Sala |
Yang dari Luar Jangan Berkecil HatiBALAI KOTA - Para pelamar seleksi CPNS yang berasal dari luar kota, tak perlu berkecil hati. Pasalnya, Pemkot menegaskan, seluruh pelamar, baik yang berasal dari Solo atau luar daerah, memiliki kesempatan dan peluang yang sama dalam seleksi itu. "Semua punya kesempatan yang sama dalam seleksi itu karena kita mencari sesuai dengan kualifikasi. Tidak ada pengistimewaan untuk pelamar yang dari Solo," ujar Kepala Badan Informasi dan Komunikasi (BIK), Heru Haryanto SH kepada wartawan, kemarin.
Dikatakannya, pelamar dari dalam kota dan luar kota memiliki peluang yang sama untuk masuk seleksi. Seleksi tidak melihat administratif pelamar karena Pemkot membutuhkan posisi yang sesuai dengan kualifikasi. Pada bagian lain, ia memaparkan, kemungkinan seluruh sekolah di Solo bakal jadi tempat penyelenggaraan tes tertulis. Direncanakan, tes tersebut akan dilangsungkan akhir Oktober mendatang dan belum bisa dipastikan karena tim sedang memilih tanggal yang tepat. Hal itu dilakukan lantaran membeludaknya pelamar seleksi CPNS di lingkungan Pemkot Surakarta yang jumlah perhitungan terakhirnya mencapai 55.000 orang. "Semula, Pemkot hanya berencana menggunakan SLTP dan SLTA serta SMK untuk penyelenggaraan ujian tertulis berdasar asumsi, pelamarnya hanya sekitar 10.000 orang. Akan tetapi melihat kenyataan, yang melamar mencapai 55.000, seluruh sekolah akan dipakai," kata dia. Dia menjelaskan, meski tes diselenggarakan di sekolah-sekolah, tetapi akan dilangsungkan pada hari kerja dan bukan hari libur. Jika demikian, satu-satunya jalan, siswa akan diliburkan. Saat ini tim seleksi sedang menyortir siapa-siapa saja yang memenuhi persyaratan untuk dipanggil mengikuti tes tertulis. Panggilan itu akan disampaikan melalui surat dengan diberitahu nomor tes dan lokasinya, sehingga sebelum pelaksanaan, peserta sudah tahu di mana tempat untuk tes. "Diharapkan seleksi tahap pertama ini tidak terlalu memakan waktu sehingga pemberitahuannya tepat waktu. Kami juga berharap, tempat ujiannya memadai sehingga satu ruangan diharap tak lebih dari 20 orang sehingga seleksinya benar-benar fair." Disinggung mengenai pembengkakan anggaran, ia tidak berkomentar lebih jauh dan hanya mengatakan sedang dibahas lebih lanjut. Ia mengakui kemungkinan itu cukup besar mengingat banyaknya jumlah pelamar yang mengirimkan berkas lamaran dengan menggunkan jasa pos. Adapun untuk soal-soal tes tertulis nanti, Heru mengatakan, semuanya berasal dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Demikian juga dengan seleksinya yang sepenuhnya dilakukan instansi pusat itu. Pemkot, imbuh dia, hanya berfungsi sebagai pelaksana dan tuan rumah saja. "Kami cuma berusaha menjadi tuan rumah yang baik," tegas dia. (G18-17n) |