
| Rabu, 15 Oktober 2003 | Sala |
1.300 VCD Porno Disita, Pemasok Ditahan
SRAGEN-Siapa menyangka Ny Suwarsi (29), ibu rumah tangga warga Nglombo, Desa Tenggak, Sidoharjo, ternyata pemasok dan penyalur VCD porno di Sragen. Aparat Polsek Sidoharjo menemukan 1.300 keping VCD porno di rumahnya, Senin (13/10) petang. Barang itu siap dipasarkan. Pengecer akan menjual VCD itu di terminal, pasar, dan perkantoran seharga Rp 5.000/keping. Kaset bajakan itu laku keras di pasaran. ''Ini temuan paling menonjol di wilayah hukum Polsek Sidoharjo,'' tutur Kapolsek Iptu Agus Irianto, didampingi Kanit Reskrim Brigadir Siswanto, kemarin. Polisi berupaya membongkar peredaran VCD porno sejak Minggu lalu. Semula polisi menerima laporan dari masyarakat yang curiga melihat orang keluar-masuk rumah Ny Suwarsi sambil membawa VCD. Padahal, Suwarsi dikenal sering mempromosikan atau menjual minyak wangi. Polisi pun mengintai sejak Minggu. Setelah yakin di rumah itu ada jual-bei VCD porno, polisi pun menggerebek. Tanpa kesulitan polisi menahan Suwarsi dan menyita tiga dos berisi 1.300 keping VCD. Untuk Sambilan Seusai diperiksa polisi, Suwarsi mengakui terus terang perolehan sebagai penyalur VCD porno menggiurkan. Dia membeli VCD Rp 3.500/keping dan menjualnya Rp 4.500/keping. Pengecer menjual antara Rp 5.000 dan Rp 6.000/keping. Dia menuturkan penjualan VCD itu sebagai usaha sambilan. Sebab, dia kesepian ditinggal sang suami yang menjual kaset di Pati. ''Saya sudah tiga bulan menjual VCD itu,'' katanya. Agus khawatir VCD porno yang dijual sangat murah itu dibeli pula oleh kalangan pelajar di Sragen. Jika peredarannya menjangkau remaja, dia khawatir terjadi tindak asusila serta pelecehan seksual. Itu dampak yang muncul setelah mereka melihat adegan dalam VCD porno tersebut. ''Untung, sebelum VCD itu beredar luas dapat kami sita,'' katanya.(nin-14g) |