logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 15 Oktober 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Tak Etis, Demo Libatkan Anak-anak

BALAI KOTA - Beberapa anggota DPRD Kota Semarang menyatakan prihatin dengan aksi-aksi unjuk rasa sambil membawa anak-anak. Menurut mereka, mengajak anak-anak untuk unjuk rasa sangat tidak etis.

Wakil Ketua DPRD Kota Hamas Ghanny menyatakan, unjuk rasa sambil membawa anak-anak Senin (13/10) sangat memprihatinkan.

Bagi yang menyaksikan peristiwa itu, justru tidak tumbuh rasa simpati. Kegiatan itu sebaliknya justru bisa menjadi bumerang bagi para penyelenggaranya.

Dia merasa kasihan terhadap anak-anak itu. Saat itu, mestinya mereka belajar atau bermain sesuai dengan tingkat usianya. Bukan justru ikut para orang dewasa berunjuk rasa.

Mestinya aksi demo dilakukan oleh orang-orang yang memahami masalah yang diaspirasikan. Kalau masalahnya menyangkut PT Karyadeka Alam Lestari dan pengalihan fungsi tanah resapan, anak-anak tentu tidak paham. Mereka hanya tahu diajak jalan-jalan di Balai Kota.

Korban Pertama

''Ketika saya tanya, anak-anak itu mengaku hanya diajak,'' kata dia.

Keprihatinan serupa dilontarkan anggota Komisi D DPRD Kota Ir Bambang Suprayogie. Dia mempertanyakan maksud pelibatan anak-anak dalam unjuk rasa itu.

Senada dengan Hamas Ghanny, menurutnya sangat tidak tepat jika unjuk rasa dilakukan anak-anak dan pelajar. Jika pada saat unjuk rasa muncul kekerasan, anak-anak itu tentu yang akan menjadi korban pertama kali. Karena itu, mestinya orang tua atau guru dari anak-anak itu yang melarang.

Unjuk rasa boleh-boleh saja, asalkan oleh orang dewasa atau mahasiswa. Mahasiswa sudah lebih dewasa. Mereka memiliki penalaran yang lebih baik.

Melibatkan anak-anak dalam unjuk rasa, adalah bentuk eksploitasi yang tidak manusiawi. Hal itu sekaligus menunjukkan bahwa orang yang mengajak tidak punya rasa tanggung jawab.

''Saya berharap pada semua pihak, termasuk LSM yang peduli terhadap anak-anak agar menyikapi hal ini,'' kata dia. (G6-45)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA