
| Rabu, 15 Oktober 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Bagian ''Bawah'' Jangan ''Mati'' Duluan...SEMARANG - Dalam menjalani kehidupan dunia yang penuh keindahan ini, kalau bisa bagian tubuh yang bawah (organ seksual) jangan ''mati'' duluan, juga bagian atas. Keduanya harus bisa sejalan dan hidup terus sampai akhir hayat. Hal itu diungkapkan dr Victor SU pada diskusi bulanan dan penyuluhan tentang ''Gangguan Disfungsi Ereksi Seksual dan Keharmonisan Keluarga'' di Klinik Harmoni Keluarga (KHK) Semarang, kemarin. ''Kalau bagian bawah tubuh manusia mati duluan, akan memengaruhi metabolisme tubuh yang lain. Untuk itu, jika ada gejala bagian bawah tubuh akan mati, atau setengah mati, lebih-lebih kaum pria, segeralah konsultasi ke dokter,'' ujar dia. ''Gangguan ereksi pada pria tingkatannya dibagi tiga. Tingkat ringan, organ seks pria masih mampu ereksi dengan tingkat ketegangan 80%-100%. Jika digunakan untuk hubungan seksual, kemampuan penetrasinya 8:10, yaitu 10 kali berhubungan mampu melakukan penetrasi selama 8 kali, di samping sering mengalami ejakulasi dini. Tingkat sedang, penis mampu ereksi, tingkat ketegangan 40% : 60%. ''Untuk tingkat berat, penis tidak bisa ereksi sama sekali atau kadang bisa ereksi dengan ketegangan hanya 20%.'' Victor menegaskan, pengobatan secara medis untuk mengatasi disfungsi ereksi sudah makin canggih. Pihaknya juga memberi layanan hotline di 024-8316841 untuk konsultasi ataupun upaya penyembuhan disfgungsi ereksi yang dideritanya. (D6-84n) |