
| Rabu, 15 Oktober 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Jangan Pancing Aksi KejahatanSEMARANG- Guna mengantisipasi tindak kejahatan di arena dugder, polisi akan memperkuat pengamanan. Kegiatan itu berupa gelar patroli dan pengawasan di beberapa titik rawan dan membuka layanan masyarakat dengan menyebarkan brosur informasi layanan di tengah-tengah arena tersebut. Kapolsekta Semarang Tengah AKP Agus Wijayanto SIK didampingi Kapospol Johar Aipda Soegiyanto menjelaskan, pihaknya telah mendeteksi sejumlah tempat-tempat yang diperkirakan rawan. Kawasan itu adalah Jl Pemuda tepatnya di arena dugder depan kantor Pos Besar Semarang dan Jl H Agus Salim. Meski begitu, pihaknya tidak akan mengabaikan tempat-tempat lain. Hal itu dimaksudkan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tengah menikmati dugder. Selain itu, pedagang yang akan mencari nafkah di tempat itu juga bisa leluasa. ''Tempat-tempat itu kami nilai cukup rawan, tetapi kami akan melakukan patroli dan pengawasan di lokasi lain yang memungkinan munculnya kejahatan,'' kata Agus. Umumnya, kata dia, kejahatan akan muncul menjelang puasa sampai masa boboran dugder. Seperti lazimnya di tempat keramaian, kejahatan yang muncul di arena dugder diperkirakan berupa pencopetan dan perampasan. Dukungan Masyarakat Untuk itu dia meminta pengunjung dugder tidak berperilaku yang mengundang aksi kejahatan. Misalnya, tidak mengenakan perhiasan yang mencolok atau membawa barang-barang berharga lain yang mengundang perhatian penjahat. ''Upaya antisipasi polisi tidak akan berhasil bila tidak didukung masyarakat. Setidaknya ada upaya diri untuk memperhatikan keselamatan,'' katanya. Pihaknya telah menyebar dan menempelkan brosur layanan dan menyebarkannya kepada masyarakat. Brosur itu berisi pesan kepada masyarakat bahwa polisi siap membantu dan melayani bila terjadi peristiwa kriminal yang sudah meresahkan pengunjung dan pedagang. Masyarakat bisa menghubungi nomor telepon Pospol Johar 024-3583218. (G5-83) |