logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 15 Oktober 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Orang Mati dan Idiot Dukung Calon DPD

KENDAL-Hasil verifikasi faktual dukungan terhadap calon anggota DPD Jateng yang mencari dukungan di Kendal menunjukkan tidak seorang pun dari 40 calon memperoleh dukungan 100%.

Anggota KPU dari Divisi Pendaftaran Pemilih/Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu/Pendaftaran Calon, H Abdulah Sachur, menyatakan banyak temuan aneh yang menyebabkan dukungan ke setiap calon tak bisa 100%.

''Ada pemilik KTP yang kami temui ternyata idiot dan tidak tahu apa-apa. Memang kasus itu cuma satu. Yang banyak, pemilik KTP yang mendukung calon DPD ternyata sudah meninggal,'' kata dia.

Empat puluh dari 56 calon anggota DPD Jateng mencari dukungan di Kendal. Di antara mereka ada nama yang cukup dikenal di masyarakat, antara lain Ir H Budi Santoso, KH Achmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, Djawahir Muhammad, Soebijakto Tjakrawerdaja ), Soetjipto SH, dan Ahmad Tohari .

Kecuali Djawahir dan Soebijakto, calon lain memperoleh persentase keabsahan dukungan cukup baik. Padahal, angka nominal dukungan untuk Djawahir paling banyak, disusul Soewardi dan Budi Santoso.

Berbagai Kasus

Dalam berbagai kasus yang ditemui, kata Sachur, paling banyak adalah dukungan ganda. Yaitu, satu nama/KTP tercantum dalam daftar dukungan dua calon atau lebih.

Banyak pula pemilik KTP mengaku tak tahu-menahu namanya tercantum sebagai pendukung atau tidak mengenal calon yang didukung. Karena, pengumpulan KTP dikatakan untuk keperluan lain.

''Misalnya, pendukung adalah karyawan pabrik kayu lapis. Mereka cuma tahu KTP itu diminta oleh pemimpin perusahaan,'' kata dia.

Dukungan karyawan pabrik itu ditujukan ke seorang mantan pejabat. Kasus lain, alamat tak jelas atau orangnya sudah pindah dan KTP kedaluwarsa. (C23-84g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA