logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 15 Oktober 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Perlu Median di Jalan Demak-Semarang

DEMAK - Jalan raya Semarang-Demak mulai km 8-24 dari wilayah Sayung hingga ke Bogorame (Demak) perlu dibangun median jalan. Hal itu untuk mengurangi atau menekan angka kecelakaan yang masih tinggi. Hal itu diungkapkan Kapolres AKBP Drs Her Aris Sumarman.

''Ide atau permintaan itu sebenarnya sudah lama saya disampaikan kepada Pemprov Jateng. Namun, hingga kini belum mendapat respons positif. Permohonan secara resmi juga sudah diajukan. Namun hingga saat ini masih menunggu jawaban,'' kata Kapolres ketika melantik Kasatlantas Iptu Pol Iwan Saktiadi, Kasat Reskrim AKP Zaenal Arifin, dan Kasat Samapta Iptu Pol Muklisin, di halaman Mapolres Demak, baru-baru ini.

''Sebelum median jalan di jalur utama Semarang-Demak itu dibangun Pemprov Jateng, pengawasan atas keamanan berkendara di jalur itu ada di pundak kasatlantas yang baru.''

Kapolres menambahkan, selain faktor tidak adanya median jalan, ada beberapa faktor lain yang mendukung terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut. Yaitu, tidak adanya lampu penerangan jalan, ban kendaraan kurang baik, dan faktor manusia (human error). Lebih-lebih mendekati musim hujan saat ini, kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi sangat mengundang kerawanan kecelakaan lalu lintas.

''Hujan menyebabkan jalan basah dan licin. Keadaan itu bila tidak diwaspadai cukup berbahaya bagi sopir baik angkutan umum, bus maupun kendaraan pribadi yang melintas di jalan. Apalagi tidak ada median jalan membuat kendaraan leluasa menyalip kendaraan lain dari sayap kanan atau kiri,'' tandasnya.

Kapolres menambahkan, dalam tiga bulan terakhir ada 25 kasus kecelakaan di jalur itu. Sebagian besar kecelakaan itu terjadi pada malam hari. Kecelakaan yang menelan korban besar yaitu saat rombongan Reog Singo Mangkuprojo asal Jatim bertabrakan dengan truk di Karangtowo, Karangtengah. Peristiwa itu menewaskan enam penumpangnya. Lalu, kecelakaan karambol di Loireng, Sayung, yang menewaskan tiga korban dan mengakibatkan kendaraan nahas tersebut terbakar.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Demak Iptu Pol Iwan Saktiadi menyatakan, hal pertama yang akan dia lakukan yaitu melanjutkan program dan kebijakan kasatlantas lama, terutama meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang masih kurang. Selain itu, juga menganalisis program kasatlantas lama.

''Saya tidak mungkin melakukan pengubahan secara frontal. Untuk sementara, saya akan melakukan pembenahan ke dalam dulu. Misalnya, soal kinerja anggota Satlantas,'' ujar Iptu Pol Iwan Saktiadi baru-baru ini. (F2-84e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA