logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 2 Oktober 2003 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Peluang Buka Percetakan Media di Jateng Selatan

PURWOKERTO-Salah satu peluang usaha yang belum banyak dilirik para investor di wilayah Jateng selatan adalah usaha percetakan media massa. Pasalnya, selama ini instansi pemerintah maupun swasta, setiap kali ingin menerbitkan (mencetak) berbagai jenis media selalu lari ke luar kota seperti Yogyakarta, Solo atau ke Jabar.

Mereka yang menggeluti usaha di bidang grafika (percetakan dan sablon) rata-rata masih beskala kecil dan tidak melayani percetakan untuk komsumsi media. Padahal di wilayah eks Karisidenan Banyumas dan Kedu bagian selatan, yang berminat untuk mencetakkan tergolong tinggi.

Di wilayah tersebut selain banyak kampus/perguruan tinggi, setiap instansi pemerintah atau swasta rata-rata juga mempunyai media informasi.

Ketua DPC Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Wilayah Banyumas Haryoto M Chasbi mengatakan, melihat pesatnya minat masyarakat dalam mengakses informasi ataupun keinginan kuat pihak penyedia informasi, pembangunan/pendirian percetakan di sini terbuka lwebar. Sebab, selama ini banyak investor media yang ingin menerbitkan majalah, tabloid ataupun koran, sering terganjal kesulitan mencetak.

''Mencetakkan di luar kota, selain jaraknya jauh dan transportasinya mahal, biaya operasionalnya juga tinggi. Lain halnya kalau di wilayah ini ada percetakan sendiri,'' ujar Haryoto didampingi Toni Ardi, Sekretaris Eksekutif PPGI.

Toni menjelaskan, sekitar 300 perusahaan grafika yang ada di Banyumas hanya melayani percetakan menengah ke bawah seperti buku, famlet, brosur atau sablon. Perusahaan tersebut tidak sanggup menerima order percetakan media. Kalaupun ada, mereka hanya menggarap seting, tetapi cetaknya di daerah lain.

Agenda Kerja

''Karena itu, setelah DPC PPGI Banyumas secara resmi dibentuk dan pengurusnya dilantik Ketua DPD PPGI Jateng Kukrit Suryo Wicaksono, 13 Agustus lalu, salah satu agenda kerja ke depan adalah merintis terwujudnya usaha percetakan untuk media massa. Untuk mengawalinya, kami akan mencoba merangkul sejumlah investor atau menggalang pengusaha lokal dalam wadah koperasi PPGI,'' katanya.

Dengan tujuan supaya organisasi PPGI bisa mantap dan diterima semua komponen masyarakat dan instansi pemerintah, jajaran DPC PPGI juga bertemu dengan Bupati Banyumas Aris Setiono, kemarin.

Bupati juga menyambut baik kiprah PPGI di wilayah Banyumas. Aris membuka peluang bagi kalangan pengusaha yang bergerak di bidang grafika untuk menjalin kerja sama dengan instansi terkait.

''Yang penting setelah terbentuk, pengurus cepat melakukan konsolidasi organisasi dan melakukan sosialisasi ke bawah atau masyarakat secara luas,'' katanya. (G22-17k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA