| Olahraga | Minggu, 28 September 2003 |
Herry Berpeluang JuaraMAKASSAR- Pimpinan klasemen sementara, Chandra Alim/Lanang Damardjati, gagal melanjutkan pertarungan setelah Mitsubishi Evo VI-nya terbalik di SS-5 Gudang Garam Rally Of Indonesia. Musibah di hari kedua, kemarin, itu sekaligus memupus harapan pasangan pereli senior ini meraih gelar juara nasional 2003. "Inilah reli, kadang sukses kadang gagal. Mobil saya jungkal-balik tiga kali. Kecelakaan ini bukan karena saya ngotot, tapi akibat tangan kanan luka (sobek). Mungkin terkena kaca atau kawat berduri. Kecelakaan itu terjadi karena tikungan licin dan roda depan sebelah kanan kempes, sehingga saya lepas kontrol dan mobil jadi terbalik," kata Chandra lemas. Tumbangnya Chandra/Lanang membuat kans Herry Agung/Hade Mboi untuk meraih gelar juara nasional tahun ini menjadi terbuka. Pasalnya, hingga putaran ketiga di Lampung, posisi pereli asal Semarang ini menempel di belakang Chandra dengan 40 poin. Sehingga pada reli ini, Herry hanya cukup mengejar posisi ketiga atau keempat. Sementara sampai finish SS-9, Herry/Hade menempati posisi kedua dengan catatan waktu 2 jam 33 menit 12 detik, terpaut 48 detik atas Rifat Sungkar/Karel Harilatu yang melejit di urutan pertama dengan waktu 2 jam 32 menit 24 detik. Namun demikian, Herry/Hade berjani tetap akan fight di hari terakhir, Minggu (28/9). "Ya, posisi saya sementara berada di urutan kedua di belakang Rifat. Sebab pada SS-3 dan SS-4, mobil saya mengalami masalah pada turbo, sehingga mengganggu penampilan saya. Bahkan pada SS-7, komputer mobil saya pun bermasalah, dan akhirnya diganti. Ini pun masih belum stabil, tapi sudah cukup membuat saya bisa kembali bertarung dengan baik," ujar Herry Agung. (wgm-48) |