logo SUARA MERDEKA
Line
 Semarang & Sekitarnya Minggu, 28 September 2003  
Line

Pengurus Kosti Diminta Lengser

SEMARANG BARAT- Para sopir taksi anggota Kosti (Koperasi Transportasi Indonesia), Sabtu (27/9) menggelar rapat luar biasa di gedung pertemuan Dinas LLAJ Jateng Jl Siliwangi. Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Koperasi Kota Semarang Dra Hj Ayu Entys S Wibowo itu, berlangsung tegang dan diwarnai interupsi para anggota.

Para sopir taksi yang belum menjadi anggota tidak diizinkan masuk ke ruangan oleh para karyawan Kosti berseragam biru tua. Namun mereka ternyata bergerombol di samping gedung dan mengikuti acara itu dari balik jendela. Lantaran tidak sabar, mereka akhirnya membuka pintu samping dan bergerombol di tempat itu.

Saat itu para anggota kembali meminta agar kerja sama dengan PT Pandu Persada Saranamukti dibatalkan. Berkaitan dengan hal itu, Ayu selaku pemimpin rapat meminta kesepakatan anggota yang hadir. ''Siapa yang tidak setuju dengan kerja sama itu?'' kata dia yang langsung disambut tunjuk jari para sopir taksi.

Saat itu juga disepakati bahwa kerja sama dengan pihak ketiga diputus. Sebelumnya para pengurus sudah membagi-bagikan fotokopi berita acara pemutusan hubungan kerja yang ditandatangani Sekretaris Kosti M Sholeh Irianto dan Manajer PT Pandu Persada Saranamukti Hasahatan Siregar SE.

Lengser

Pada agenda rapat berikutnya, para anggota Kosti meminta pengurus bertanggung jawab. Ketua Kosti Ali Mas'ud yang saat itu diberi kesempatan berbicara menyatakan tidak bisa memberikan laporan pertanggungjawaban sebelum ada audit pada Desember 2003. Maka laporan akan disampaikan tahun 2004.

Sugiyanto, anggota Kosti langsung maju dan meminta laporan pertanggungjawaban tidak perlu sampai tahun 2004. Rapat luar biasa itu diselenggarakan karena pengurusnya bermasalah. Akhirnya agenda rapat bergeser pada upaya melengserkan para pengurus. Ali Mas'ud menyatakan, dia akan lengser jika sesuai aturan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). ''Jika tidak sesuai, saya tidak mau,'' kata dia

Ayu Entys meminta agar anggota yang setuju pergantian pengurus tunjuk jari. Saat itu pula ratusan anggota kembali mengacungkan jarinya. Saat Ayu bertanya apakah pengurus diganti semua atau sebagian, para sopir secara aklamasi meminta perombakan pengurusan secara total.

Ketua Kosti Ali Mas'ud belum bersedia berkomentar lebih jauh. Alasannya, rapat belum mencapai keputusan dan masih dalam pembahasan. (G6,G5-45)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA