logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 20 September 2003 Olahraga  
Line

Basri-Taufan Dipanggil Pelatnas

JAKARTA - Karateka Hasan Basri dan Arief Taufan dipanggil PB FORKI untuk mengikuti Pelatnas karate SEA Games 2003. Keduanya sempat tidak mengikuti ajang sirkuit II karate yang merupakan event untuk seleksi pembentukan tim pelatnas tahap II. Event tersebut dilaksanakan di Bandung pada 29-30 Agustus lalu.

''Kami memang memanggil Hasan Basri dan Arief Taufan pada Pelatnas tahap II ini. Mereka memang tidak ikut sirkuit karate II di Bandung. Saat Pra-PON Juli lalu di Surabaya mereka finalis. Tim Pelatnas saat itu tidak ada yang bisa mengungguli mereka,'' kata pelatih kepala tim pelatnas karate SEA Games 2003 Tono Soe'oed di Jakarta kemarin.

Surat Keputusan PB FORKI nomor 39/PBFKKU/KPTS/IX/03 bertanda tangan Ketua Umum Luhut B Pandjaitan dan Sekum Hendardji berisikan penetapan PB FORKI untuk 29 karateka yang berhak ikut pelatnas tahap II. Dalam SK tersebut tercantum juga nama Hasan Basri dan Arief Taufan. Keputusan ini berlaku sejak 18 September lalu.

Hasan Basri dan Arief Taufan merupakan karateka senior andalan Indonesia. Mereka tidak masuk Pelatnas sejak awal karena ada kebijakan PB FORKI untuk regenerasi atlet. Karateka yunior lebih diutamakan, PB akhirnya membuat keputusan untuk mempertandingkan karateka Pelatnas dan non-Pelatnas guna masuk tim inti SEA Games 2003. Kedua karateka senior tersebut dinilai masih layak untuk bersaing.

''Siapa yang menang berhak masuk tim inti. Seleksi terakhir adalah pada sirkuit II lalu. Hasan dan Arief tidak ikut seleksi karena urusan pekerjaan. Ini alasan yang bisa dipahami dan tidak dibuat-buat,'' ungkap Tono Soe'oed.

Hasan dan Arief, lanjutnya, masih berkemampuan bagus dari segi teknik dan mental. Keduanya berhak bersaing dengan karateka pelatnas yang masuk lebih dulu. Hanya karateka terbaiklah yang berhak ke Hanoi pada Desember mendatang.

Tim karate Pelatnas SEA Games 2003 menurut rencana pada 22 September mendatang akan bertolak ke Malaysia. Mereka akan mengikuti Malaysia Open 2003 di Kualalumpur pada 25-29 September. ''Kami ke sana juga untuk mengintip kekuatan lawan." (D3-57i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA