
| Sabtu, 20 September 2003 | Olahraga |
Vietnam Kecewakan Peserta SEAGamesJAKARTA- Utusan Komite Olimpiade Nasional (NOC) atau KONI se-Asia Tenggara kecewa kepada Vietnam yang akan menjadi tuan rumah SEA Games, 5-13 Desember mendatang, menyusul kebelumbersediaan negara itu memaparkan kesiapannya.
Sekjen KONI Pusat Djohar Arifin Husin di Jakarta, Jumat, mengemukakan, kekecewaan utusan NOC se-Asia Tenggara tersebut terlihat pada pertemuan di Bangkok, pada 15-16 September lalu, karena Vietnam yang sudah diberi kesempatan namun belum bersedia memaparkan tentang persiapannya menjadi tuan tumah. "Ternyata mereka tidak siap memaparkan dan meminta utusan dari berbagai negara Asia Tenggara ini mengunjungi langsung Vietnam pada 26 September mendatang," ujar Djohar. Djohar mengatakan, pertemuan di Bangkok itu diadakan oleh Yunani selaku negara tuan rumah Olimpiade Athena 2004 mendatang, sekaligus dalam pertemuan itu dimaksudkan untuk menjelaskan kesiapan Vietnam sebagai tuan rumah SEA Games 2003 kepada negara-negara di kawasan Asia. "Athena yang menjadi tuan rumah satu tahun mendatang saja, sudah siap menjelaskan secara lengkap tentang kesiapannya, kok Vietnam tidak siap dan ini yang menjadi kekecewaan negara di kawasan Asia Tenggara," paparnya. Adapun kesempatan untuk menjelaskan di hadapan para utusan KONI se-Asia Tenggara di Bangkok itu, ujar Djohar, memang permintaan dari anggota ASEAN dan bukan dari Athena yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade tersebut. Dia menuturkan, para utusan NOC se-Asia Tenggara ini ingin mengetahui masalah akomodasi dan transportasi yang disediakan mengingat negara tersebut belum banyak memiliki hotel berbintang. "Bagi Indonesia, akomodasi yang layak untuk atlet memang diprioritaskan, untuk menghindari adanya keluhan atlet selama mengikuti pertandingan di Vietnam. Sebab yang banyak adalah hotel melati," paparnya. Terpengaruh Cuaca Penampilan kontingen Indonesia di SEA Games 2003 Hanoi bisa terhambat karena faktor cuaca. Ibu kota Vietnam tersebut saat pergelaran event olahraga dua tahunan Asia Tenggara sedang memasuki musim hujan. Suhu di sana dalam kisaran pada 10 derajat Celcius. ''Kendala lain adalah segi akomodasi. Di sana tidak ada hotel bintang lima seperti di Jakarta. Atlet bisa kurang nyaman dan berpengaruh terhadap penampilan mereka, kalau istirahatnya kurang. Di sana paling ada hotel bintang tiga,'' jelas Sekjen KONI Pusat Djohar Arifin Husin di Gedung KONI kemarin. Pelaksanaan SEA Games 2003 kini praktis hanya tinggal dua bulan lagi. Pelatnas saat ini juga sudah memasuki tahap II sebagai pintu untuk pembentukan tim inti ke Hanoi. ''Kesuksesan tim Indonesia bisa terhambat karena faktor cuaca dan akomodasi. Cuaca berpengaruh secara khusus pada cabang renang. Walaupun mainnya di stadion tertutup (indoor), kondisinya tetap saja dalam udara yang dingin dan bisa memengaruhi kondisi atlet. Apalagi cabang yang bertanding di luar ruangan,'' kata Djohar. Dia menandaskan, tim Merah Putih juga mempunyai gambaran yang kurang baik dari segi akomodasi di sana. Pihaknya pada awal Oktober akan ada tim yang datang duluan ke sana untuk booking hotel yang paling bagus. (D3,wgm,ant-57tj) |