
| Sabtu, 20 September 2003 | Berita Utama |
PEMILU 2004Gus Dur Tetap Capres Tunggal PKBKAJEN- Munculnya suara-suara dari beberapa kiai agar KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tidak mencalonkan diri lagi sebagai presiden pada Pemilu 2004, menurut fungsionaris PKB, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa, tak akan memengaruhi kebijakan DPP PKB. Partai yang mempunyai basis pendukung warga nahdliyyin ini tetap akan mencalonkan Gus Dur sebagai capres tunggal dari PKB. ''Sesuai keputusan Mukernas yang lalu, Gus Dur adalah capres dari PKB dan belum ada keputusan adanya calon alternatif,'' ujarnya ketika dicegat wartawan di sela-sela tablig akbar, di Gedung Pertemuan Rowokembu, Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jumat (19/9) sore. Menurut dia, kecil kemungkinan adanya calon alternatif selain Gus Dur. Kalaupun nanti ada calon lain, maka itu harus diputuskan lewat mukernas atau MLB. Menganai suara para kiai, menurut Khofifah, harus ditempatkan sebagai taushiyah bapak kepada anaknya, karena para kiai juga ikut membidani lahirnya PKB. Dia menolak jika perbedaan suara di kalangan para kiai disebut sebagai konflik. ''Tak perlu ada rekonsiliasi dari perbedaan tersebut, karena memang tidak ada konflik,'' katanya. Namun begitu, dia mengakui taushiyah dari para kiai tak boleh diremehkan.''Sebagai bagian dari konstituen, suara dari mereka memang harus tetap didengarkan dan taushiyah mereka tak bisa diremehkan,'' katanya. Untuk Rakyat Sementara itu, di depan ribuan pengunjung yang memadati halaman Gedung Pertemuan Rowokembu, Khofifah meminta kepada para kader PKB, khususnya para ibu, agar tidak ragu-ragu memilih PKB. Sebab, PKB saat ini akan berusaha untuk lebih berpihak kepada orang-orang kecil. ''Kami akan berusaha untuk lebih berpihak kepada rakyat, sehingga PKB akan menjadi Partai Kaya Bersama,'' tegasnya disambut tepuk tangah hadirin yang dengan sabar mengikuti ceramah meski harus diguyur hujan. Khofifah juga minta kepada para ibu agar tak takut jika nanti Gus Dur benar-benar jadi presiden lagi pada tahun 2004. Sebab, Gus Dur tak akan lagi di - kuyo -kuyo seperti ketika dia menjabat presiden sebelumnya. (G16-29) |