logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 20 September 2003 Internasional  
Line

Upacara Penghormatan Terakhir terhadap Lindh

Para Pemimpin Dunia Berkumpul di Swedia

STOCKHOLM - Para pemimpin dunia berkumpul di Swedia, Jumat kemarin, untuk memberi penghormatan terakhir kepada mendiang Menlu Anna Lindh. Pembunuhan Lindh pekan lalu mengejutkan negara itu dan mengingatkan orang pada penembakan PM Olof Palme, 1986 lalu.

Ratusan polisi dikerahkan ketika para tamu negara tiba dengan limousin hitam. Kapal patroli-kapal patroli menjaga perairan di luar Balai Kota Stockholm, tempat penghormatan terakhir menurut rencana dimulai pukul 09.00 GMT (16.00 WIB).

Polisi penembak jitu berada di atap gedung dan helikopter terbang mengitari lokasi upacara. Pihak berwenang mengatakan itu merupakan pengaturan keamanan paling besar di Stockholm, sejak pemakaman Palme 17 tahun lalu.

Presiden Komisi Eropa, Romano Prodi, para menlu dari negara-negara Eropa, dan beberapa negara lain di seluruh dunia menghadiri upacara yang diikuti sekitar 1.200 orang di ruang utama Balai Kota Stockholm. Balai kota itu setiap tahun menjadi tempat penganugerahan Nobel.

Lindh, yang meninggal dalam usia 46 tahun dan ibu dengan dua anak, diserang oleh pria bersenjata pisau pada 10 September lalu sewaktu dia berbelanja di pusat kota Stockholm tanpa kawalan. Dia meninggal sehari kemudian, setelah menderita luka tikam.

Polisi menangkap seorang pria tersangka pembunuhan itu, Selasa lalu, dan jaksa kemarin meminta pengadilan agar memasukkan pria tersebut ke dalam tahanan.

Seorang jaksa Swedia, kemarin, meminta penahanan terhadap Per Olof Svensson, yang ditahan sehubungan dengan pembunuhan Lindh, diperpanjang.

Permintaan jaksa, yang diumumkan 90 menit sebelum Jumat tengah hari (17:00 WIB) sebagai batas waktu hukum, meningkatkan beberapa kesempatan bagi Svensson untuk didakwa sebagai pembunuh Lindh, kendati jaksa menekankan bahwa penetapan itu belum dicapai.

Polisi, yang sedang melaksanakan tes DNA, hingga Jumat harus menghadirkan bukti kepada ketua jaksa penuntut Agneta Blidberg dan Krister Petersson.

Jika permintaan itu dikabulkan, Svensson dapat ditahan lebih dari dua pekan sebelum polisi perlu menghadirkan bukti baru untuk mendukung kasus tersebut.

Polisi menolak memberi komentar mengenai jalannya penyidikan.(rtr-ben-46)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA