logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 20 September 2003 Internasional  
Line

Mantan Menhan Irak Menyerah

MOSUL - Mantan Menhan Irak, yang terlihat di samping Saddam Hussein dalam pemunculan terakhir pemimpin terguling itu, menyerahkan diri kepada pasukan AS, Jumat kemarin, kata seorang mediator Irak.

Sultan Hashim Ahmed, nomor 27 dalam daftar pejabat tinggi Irak yang dicari Washington, menyerahkan diri kepada tentara Amerika di sebuah rumah di kota Mosul, Irak utara. Demikian dikatakan Dawood Baqistani, pejabat HAM setempat, dalam konferensi pers.

Berita itu mendorong semangat pasukan AS di Irak setelah kemarin malam tiga serdadu Divisi Infanteri Keempat AD AS tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan gerilya dekat Tikrit, kota kelahiran Saddam. Serangan itu memakan korban terbanyak serdadu AS, yang menghadapi puluhan aksi gerilya dalam sehari.

Seorang komandan militer AS, kemarin, mengatakan pasukan AS menahan 40 orang yang diduga gerilyawan Irak dalam baku tembak sepanjang Kamis malam dekat Tikrit.

Dengan dukungan helikopter tempur, pasukan AS bertempur melawan gerilyawan sampai Jumat dinihari setelah tentara Divisi Infanteri IV diserang dan tewas dalam bagian dari rangkaian serangan terkoordinasi di timur dan barat sungai Tigris, Kamis malam.

Kolonel James Hickey mengatakan pasukan AS mengepung satu daerah timur sungai itu dekat Tikrit dan menangkap 40 orang yang diduga gerilyawan Irak.

''Kami terlibat dalam pertempuran langsung sepanjang malam,'' kata Hickey. ''Kami sekarang merasa yakin bahwa para individu yang menyerang patroli itu berada dalam kendali kami.''

Serangan itu menambah jumlah tentara AS yang tewas menjadi 76 orang akibat serangan gerilyawan sejak AS mengumumkan pada 1 Mei bahwa perang di Irak yang menggulingkan Presiden Saddam telah berakhir.(rtr-ben-ant-46)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA