
| Sabtu, 20 September 2003 | Jawa Tengah - Banyumas |
Dua Pencuri Kayu DitangkapPURWOKERTO - Polres Banyumas kini tengah menyelidiki dugaan keterlibatan seorang anggota polisi dalam kasus pencurian kayu olahan. ''Kami sedang menyelidiki anggota itu. Untuk sementara, kita amankan,'' kata Kapolres AKBP Drs LOM Marpaung ketika dihubungi, kemarin. Dia menjelaskan, anggota polisi yang diduga terlibat pencurian kayu adalah Bripda BS. ''Kami sedang memeriksa, belum dijadikan sebagai tersangka karena pemeriksaan belum selesai.'' Kapolres menambahkan, polisi juga sudah menahan dua orang yang melakukan pencurian kayu kalimantan di pabrik kayu milik Benhok, pengusaha kayu di Jl Martadireja, Purwokerto. Dua orang itu adalah Misno (30) dan Betet (25), semuanya warga Purwokerto Wetan. Kayu olahan yang dicuri Misno dan Betet, menurut keterangan polisi, tidak begitu banyak. Mereka mencuri sembilan balok kusen, lima potong papan, dan dua ikat reng. Kalau dibeli, barang itu senilai Rp 1 juta. Anggota polisi itu diduga ikut terlibat dalam pengangkutan barang curian tersebut. Ketika dihubungi secara terpisah, Wakapolwil Banyumas AKBP Rajagukguk mengatakan, masalah anggota Polri yang diduga terlibat pencurian, sepenuhnya diserahkan kepada Kapolres sebagai ankum (atasan yang berhak menghukum). ''Saya malah belum diberi laporan,'' katanya. Malam Hari Benhok ketika dihubungi mengatakan, kasus pencurian itu terjadi malam hari. Kayu dalam pabrik diambil orang tak dikenal, kemudian diketahui oleh satpam pabrik. Kasus pencurian itu kemudian dilaporkan ke polisi. Dalam pemeriksaan petugas, Misno dan Betet menjelaskan, perkara tersebut melibatkan anggota polisi. Berdasarkan pengakuan itu maka Polsektif Purwokerto yang menerima laporan pencurian memanggil anggota polisi tersebut. ''Karena dia anggota, yang berhak memeriksa adalah provost,'' kata seorang anggota polisi. Dalam kesempatan terpisah, sejumlah anggota polisi Polres Banyumas menyayangkan dugaan keterlibatan ''oknum'' itu dalam pencurian kayu. ''Masalahnya kecil. Karena menyangkut anggota, jadi ramai,'' katanya. (in-20n) |