
| Selasa, 16 September 2003 | Olahraga |
900 Pemain Ikuti Sinar Mutiara DunlopTEGAL - Lebih dari 900 pemain mengikuti kejuaraan bulutangkis Sinar Mutiara Dunlop Open pada 24-28 September mendatang di Tegal. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Bambang Siswanto, kemarin. Dari jumlah itu, mayoritas pemain usia muda, yakni kelompok anak-anak, pemula, remaja, dan taruna lebih dari 700 orang. Sisanya dari kolompok dewasa. "Melihat kondisi ini, target panitia menjadikan kejuaraan sebagai ajang pembinaan pemain muda bisa tercapai," katanya. Kejuaraan tahunan yang juga merupakan sirkuit nasional PB PBSI itu dipastikan diikuti sejumlah pemain Pelatnas Pratama, seperti Fransisca, Joan Kartika, Agung dan lain-lain. Pemain-pemain nasional lapis kedua itu langsung ditangani tim pelatih dari pelatnas. Dia memperkirakan persaingan di lapangan bakal seru. Sebab, selain hadir pemain pelatnas, tampil juga pemain dari klub-klub elite, seperti Djarum Kudus, Suryanaga Surabaya, Tangkas Bogasari Jakarta, Mutiara Bandung, dan Jaya Raya Jakarta. Dari rekapitulasi peserta, juga berpartisipasi sejumlah pemain dari Yogyakarta, Solo, Magelang, Semarang, Tegal, dan sejumlah pemain dari klub di Jawa. Setelah diundi, pemain-pemain Djarum Kudus dan Suryanaga mendominasi unggulan di kelompok bawah, sedangkan di kelompok dewasa sudah pasti milik Pelatnas Pratama. Di kelompok remaja tunggal putri dan putra, unggulannya adalah Silviana Kurniawan (Djarum) dan Wisnu (Suryanaga), kemudian taruna putri dan putra Wiwis M (Djarum) dan Hendri Suryanaga. Di nomor dewasa, unggulan putra dan putri ditempati J Kartika dan Fransisca. Adapun pemain unggulan di nomor ganda, baik putra maupun putri, masih menjadi milik klub-klub besar tersebut. Komisi pertandingan panitia HM Anwari mengatakan, karena banyaknya peserta dan waktu yang mepet, pertandingan babak penyisihan akan menggunakan dua gedung. Pertandingan kelompok remaja putra, taruna putra-putri dan dewasa putra-putri akan dimainkan di GOR Sinar Mutiara, sedangkan kelompok remaja putri, pemula, dan anak-anak di GOR Wisanggeni. (C8-57e) |