logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 16 September 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Anggaran Salatiga Defisit Rp 21,2 M

SALATIGA - Anggaran Pemerintah Kota Salatiga tahun 2003 ini mengalami defisit Rp 21.294.257.900. Pasalnya, neraca pendapatan hanya Rp 156.496.290.000, sedangkan belanja Rp 177.790.476.900.

Demikian hasil rekomendasi Panitia Anggaran DPRD Salatiga atas rencana perubahan APBD Kota Salatiga 2003 yang dibacakan Bambang Pamularsih, Senin (15/9), di rapat paripurna.

Hadir Wali Kota Totok Mintarto, Ketua DPRD Ny Sri Utami Djatmiko Wardojo, Kajari Manahan Hutabarat SH, para pemimpin/kepala kantor, dinas, instansi, dan sekolah, serta undangan lainnya.

Rencana pendapatan pada perubahan APBD dari Rp 151.056.219.000 ditambah Rp 5.440.000.000, sehingga menjadi Rp 156.496.290.000. Dana tambahan itu diperoleh dari anggaran belanja tambahan (ABT) Rp 5 miliar, sisanya bantuan dari provinsi.

Untuk rencana belanja pada perubahan APBD Rp 163.408.290.900, bertambah Rp 14.382.186.000, sehingga menjadi Rp 177.790.476.900.

"Anggaran Rp 5 miliar dari ABT direncanakan untuk pelayanan air bersih PDAM Rp 2 miliar, sedangkan untuk perbaikan drainase Rp 3 miliar. Anggaran ini bisa direalisasi apabila dana tersebut ditetapkan oleh pemerintah pusat. Namun, apabila belum terealisasi agar dianggarkan tahun 2004," papar Bambang.

Karena itu, Panitia Anggaran DPRD menyampaikan rekomendasi, untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) seluruh unit kerja hendaknya mampu dan mau meningkatkan etos kerja. Kemudian, menggali seluruh potensi dan mengurangi berbagai kebocoran dan pemborosan.

Fraksi Partai Golkar meminta eksekutif untuk mengkaji kembali pemberian bantuan kepada tiap kelurahan Rp 100 juta. Hal itu harus diperhitungkan dengan jumlah penduduk antarkelurahan yang berbeda, sehingga volume pekerjaan aparat kelurahan menjadi tak seimbang. (A2-84k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA