logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 16 September 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

"Junior, Smart ... Smart ... Yesss!"

BOCAH laki-laki itu terlihat ragu melihat jalinan tali temali yang diikatkan di antara dua pohon. Namun teman-temannya yang memegang ujung bawah tali terus menyemangatinya. "Ayo ... ayo kamu pasti bisa."

Dia kemudian mulai memanjat pohon, dan perlahan tapi pasti kakinya bergeser di antara jalinan tali itu. Akhirnya dia dapat menyeberang dari satu pohon ke pohon lain. Dan, teman-temannya tadi memberikan aplaus kepadanya.

Itu adalah salah satu tantangan peserta Junior Outbound yang diselenggarakan Tabloid Yunior-Suara Merdeka bekerja sama dengan WIB Production dan Kaizern. Kegiatan diikuti 60 peserta. Pelatihan untuk anak-anak di alam terbuka itu diisi dengan materi menjaga kekompakan tim, semangat berkompetisi, dan keberanian individu, serta percaya kepada rekan satu tim. Kegiatan berlangsung di Wana Wisata Penggaron, Ungaran, Minggu (14/9)

Sejak pembukaan, Juan, pelatih outbound dari Kaizern sudah memompa semangat anak-anak itu. Mereka dipandu membuat yel-yel, "Junior, smart ... smart ... yesss!" Mereka kemudian dibagi menjadi empat kelompok, yang masing-masing punya yel-yel dan ciri khas lagu dan gerakan timnya. Juan membangun moral mereka untuk kompak dalam tim dan juga berkompetisi melawan tim lain.

Tiap kelompok yang terdiri atas 15 anak tersebut berlomba meraih poin paling tinggi. Mereka harus berkerja secara kompak untuk menyelesaikan setiap tantangan, antara lain meniti jalinan tali, menyeberang bambu, merayap dibatasi tali, memecah balon dengan bambu yang diikat tali, serta merangkai paralon untuk mengalirkan air.

Tantangan

Tiap-tiap anak kemudian terpacu untuk melaksanakan tantangan itu. Jika ada yang terlihat ragu, teman-temannya akan mendukung. Yang paling sulit adalah merangkai paralon lepas menjadi satu rangkaian yang harus dijaga bersama supaya air bisa mengalir ke cawan. Bila air bisa sampai cawan, maka bola pingpong yang berisi poin nilai akan tumpah dan tim meraih poin.

Permainan ini disukai anak-anak. Mereka yang basah tertumpahi air justru tertawa-tawa. Selain tantangan, juga disediakan game yang juga harus diraih poinnya oleh tiap-tiap tim.

Juan mengemukakan, kegiatan outbound untuk anak-anak lebih diarahkan kepada permainan. Namun dalam permainan tersebut, mereka secara mental dilatih menyinkronkan berbagai karakter ke dalam sebuah tim yang kompak. Anak-anak menikmati betul kerja sama satu tim. Sifat tiap-tiap individu secara tak sadar terkurangi, karena mereka harus meraih target nilai sebagai sebuah tim.

Untuk membentuk semangat berkompetisi tiap-tiap tim, Juan terkadang meremehkan kemampuan salah satu tim dan memuji tim yang lain. Nah, yang diremehkan tidak terima dan berjanji akan meraih prestasi setinggi-tingginya baik secara individu maupun tim.(Bagas Pratomo-63j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA