logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 16 September 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Ketua OSIS yang Pintar Nyanyi

SEDERET piala memenuhi bufet di ruang tamu rumah Jalan Parang Kusumo IV/ 20 Perumnas Tlogosari. Semua itu buah keringat Arum Wulan Ningtyas di bidang tarik suara. Jerih payah Arum (sapaan sehari-harinya) dari berlatih dan belajar olah vokal sejak duduk di bangku sekolah dasar, tidak sia-sia.

Saat ini siswi kelas III A SLTP Negeri 37 Semarang itu ibarat telah menunai benih yang pernah ditanamnya. Setelah belajar olah vokal dengan Daliman di Sanggar Chytara Singers Jl Satriyo Wibowo II/17 Perumnas Tlogosari, dia menyadari tentang bakatnya yang sesungguhnya. Satu per satu dari kejuaraan nyanyi telah digapai, sekarang mengumpulkan 25 piala lebih.

Prestasinya ini bukan sebatas penghargaan dan piala. Remaja kelahiran Semarang 2 April 1989 ini juga sudah siap memenuhi undangan menyanyi kapan saja. Di kalangan penyanyi Kota ATLAS nama Arum cukup beken, karena sering diminta menyanyi dalam acara-acara resmi.

Meringankan Beban

Buah perkawinan Bambang K dan Poncowati tersebut saat ini tak lagi bergantung pada orang tua, baik untuk biaya sekolah maupun keperluan sehari-hari. Arum mengaku, hasil dari menyanyi cukup meringankan beban ayahnya yang punya usaha jual-beli ban di Karangjati, Kabupaten Semarang.

Kelihaian dia dalam melantunkan tembang, tak perlu diragukan. Setiap mengikuti lomba hampir pasti menggapai juara. Agustus lalu, Arum menjuarai lomba ''Solo Vocal SLTP'' Se-Kota Semarang di halaman parkir Balai Kota. Dalam lomba tersebut, dia menyisihkan 70 peserta lainnya. Dia meraih juara I, sedangkan juara II, dan III diraih oleh Irine Adistya F dan Yasinta.

Dia memang lebih menyukai lagu-lagu berirama pop Indonesia. Namun, dia juga lihai membawakan lagu beraliran barat, mandarin, keroncong, jaz, dan campursari. Lebih-lebih dangdut yang banyak digemari semua lapisan masyarakat.

Remaja berparas cantik ini bertekad bisa menguasai semua warna musik, karena tidak ingin mengecewakan penggemarnya saat berada di panggung.

Mengingat padatnya undangan menyanyi, bagaimana prestasi Arum di sekolah? Mungkinkah sekolah jadi korban? Kenyataan yang ada, Arum tetap menyeimbangkan antara menyanyi dan sekolah.

Bakat nyanyi yang dimiliki Ketua OSIS SLTPN 37 Semarang ini murni dari alam. Ayah dan ibunya tidak pernah menggeluti bakat tersebut. Cita-cita dia kelak, justru ingin menjadi pramugari udara. (A7-45k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA