logo SUARA MERDEKA
Line
 Berita Utama Minggu, 14 September 2003  
Line

Atasi Penuaan Kulit, Jangan Suka Cemberut

SUASANA seminar ''Cantik Idaman Setiap Wanita'' yang digelar di auditorium Rumah Sakit Telogorejo, Semarang, Sabtu (13/9), pagi hingga siang, seolah-seolah tak memunculkan greget. Dinamika yang terjadi berkesan kaku dan formal.

Pembicara memaparkan uraian via mikrofon dan proyektor, sedikit tanya-jawab yang dipandu moderator, serta ragam aktivitas pada peserta yang tak selalu menyimak isi uraian.

Soraya Haque, public figure yang telah lama beraktivitas di bidang kecantikan medis dan dalam seminar itu diundang sebagai bintang tamu, belum cukup menjadi daya pikat.

Adik Marissa Haque yang akrab dipanggil Aya itu berperan sebagai penyelaras empat pembicara yang tampil. Di antaranya, dr Diah Adriani SpKK, dr Mielien Himbawani SpKK, dr Agnes S Widayanti SpKK, dan dr Khunadi Hubaya SpKK.

Tapi tunggu dulu! Seminar tak benar-benar kering wacana dan gagasan. Lontaran pertanyaan dari peserta di sela uraian pembicara sebenarnya menjadi tengara adanya respons. Acara pendukung seperti demo rias wajah oleh model dari Tim Ave dan konsultasi gratis dengan dokter kecantikan di 10 kabin yang sengaja dibuat di dalam ruangan juga ikut memecahkan suasana yang kaku.

Terlepas dari kesan formalitas itu, gagasan mengenai cara tampil cantik atau informasi ''yang benar'' dalam soal kecantikan bergulir. Bolehlah, itu memang mendukung maksud panitia menggelar seminar tersebut.

''Keinginan kami adalah memberikan informasi soal kecantikan yang benar secara medis,'' ujar ketua panitia dr Paulus Yogyartono SpKK di sela-sela acara.

Apalagi, kata dia, kebutuhan informasi mengenai hal itu sedang ngetren di kalangan masyarakat, sayangnya banyak beredar informasi yang keliru. Karena itu, di RS Telogorejo, khususnya melalui Klinik Kosmetik Medik sengaja diperkenalkan kembali pelayanan informasi kecantikan yang benar.

''Sebenarnya klinik itu telah ada sejak dulu. Momentum ini tepat untuk mengenalkannya kembali,'' kata Nana Noviada Kwartawati SE MM, manager humas rumah sakit tersebut.

Ketuaan Kulit

Ya, siapa yang tak ingin tampil cantik? Itulah yang sedari awal dikatakan Soraya Haque sebagai penyelaras acara. Yang paling banyak diuraikan adalah persoalan kecantikan kulit yang dibedah para pembicara yang semuanya dokter kecantikan kulit.

Lebih khusus lagi, persoalan penuaan kulit diuraikan dua pembicara, sedangkan dua lainnya berbicara mengenai jerawat dan rambut.

Semua uraian dikemukakan secara mendetail, bahkan boleh dibilang sangat teknis. Ada kesan tak semua peserta mampu memahami setiap uraian yang disampaikan. Meskipun demikian, buku berisi semua makalah pembicara yang dibagikan peserta saat pendaftaran, cukup banyak membantu untuk memeroleh informasi yang mereka butuhkan.

Lepas dari hal-hal teknis sebuah seminar, barangkali cukup menarik menyimak saran dr Diah dalam mengatasi penuaan kulit. ''Jangan suka cemberut dan jangan stres! Itu cara mujarab menghambat keniscayaan penuaan kulit,'' katanya.

Pemahaman Soraya Haque mengenai kecantikan pun cukup memikat untuk disimak. Ditemui pada jeda acara, perempuan kelahiran Plaju, Sumatera Selatan 7 Februari 1965 itu dengan tegas menyatakan, ''Pemahaman soal kecantikan itu bisa berbeda-beda dan tergantung pada banyak hal. Zaman, budaya, dan perilaku masyarakat ikut memengaruhi pemahaman mengenai kecantikan. Ya, konsepsi kecantikan itu berubah-ubah. Namun yang pasti, nilai kecantikan itu universal, seperti musik.''

Lalu bagaimana agar orang selalu tampil cantik? ''Stabilkan emosi Anda! Emosi yang stabil itu problem solver paling mujarab. Jadilah orang yang easy going! Saya pun memburu kecantikan. Wanita mana yang tak memburu itu?'' kata Soraya. (Saroni Asikin-13i)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA