logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 3 September 2003 Berita Utama  
Line

Murdoko Dipanggil Mega

  • Tiga Calon Lain Temui Gunawan

SEMARANG-Dua hari menjelang rapat kerja daerah khusus (Rakerdasus) DPD PDI-P Jateng yang akan digelar Kamis (4/9), mulai memanas. Berita perebutan kursi ketua DPD pun terus berkembang. Kandidat kuat mulai mendapat penilaian dari pengurus DPD. Bahkan restu dari Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri akan diturunkan.

Senin malam sekitar pukul 20.00, tiga calon ketua masing-masing Agus Condro, Ir Gatot Luprijatomo MM, dan Daniel Budi Setiawan bertemu Plh Ketua DPD PDI-P Jateng Gunawan Wirosarojo. Adanya pertemuan itu diakui Gatot Luprijatomo. Namun menurut Gatot, pertemuan itu tak hanya melibatkan tiga calon, tetapi bersama sejumlah kader PDI-P.

Dia menjelaskan, pertemuan yang berlangsung di rumah milik Gunawan di Kabupaten Karanganyar itu hanya berisi diskusi biasa menyoal Rakerdasus. Plh Ketua DPD, kata dia, meminta agar siapa pun yang mencalonkan diri menjadi ketua tidak melakukan politik uang.

Diharapkan, Rakerdasus itu memberi kebebasan DPC-DPC menjatuhkan pilihan secara wajar sesuai keinginan mereka tanpa mengotorinya dengan ''uang pelicin''. Selain itu juga ditegaskan agar semua kader partai berlambang kepala banteng mencereng dalam lingkaran ikut menjaga proses Rakerdasus yang kondusif.

''Pertemuan itu sebatas pertemuan biasa yang berisi diskusi ringan demi kebesaran partai menghadapi Pemilu 2004. Memang sempat disinggung soal Rakerdasus, tetapi hanya berupa himbauan,'' ujarnya.

Temui Mega

Selain tiga calon ketua itu bertemu dengan Gunawan Wirosarojo, beredar kabar di lingkungan DPD salah seorang calon ketua lainnya, Murdoko alias Duku dipanggil Ketua DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Pemanggilan itu diprediksikan terkait dengan pencalonan dirinya sebagai Ketua DPD.

Murdoko yang dihubungi melalui telepon genggamnya semalam, mengakui, sedang berada di Jakarta untuk bertemu Megawati. Namun dia membantah kalau pertemuan itu untuk kepentingan pencalonan dalam Rakerdasus mendatang. ''Saya memang di Jakarta untuk bertemu Ibu Mega, tetapi bukan membicarakan pencalonan,'' jelasnya dengan nada rendah.

Sumber Suara Merdeka di Gedung Berlian menyebutkan, Murdoko dipanggil ke DPP tidak terlepas dari persoalan pencalonan. Bahkan rencana pertemuan Murdoko itu bersama dengan beberapa pengurus DPP lainnya. Belum diketahui, siapa saja pengurus DPP yang ikut dalam pertemuan itu.

''Kemungkinan besar ada semacam baiat agar Murdoko memberikan janji bila jadi ketua harus setia pada partai, siap memenangkan pemilu, dan berjanji tidak memiliki ambisi pribadi mencari jabatan di eksekutif,'' ujar sumber yang keberatan ditulis namanya itu.

Seorang pengurus DPD PDI-P Jateng yang juga tak bersedia ditulis namanya mengungkapkan adanya garis kebijakan dari pusat. Dikatakan, kandidat ketua yang memiliki jabatan di tingkat pemerintahan pusat, sebaiknya mundur dari pencalonan.

Isu Politik Uang

Menjelang rapat kerja daerah khusus itu, ternyata tidak lepas dari isu politik uang yang dilakukan calon ketua. Isu tersebut makin santer dan menjadi pembicaraan hangat dikalangan PDI-P Jateng. ''Saya memang mendengar ada isu seperti itu, karenanya saya juga merasa prihatin. Sebagai partai yang mengusung simbul demokrasi seharusnya tidak perlu tercoreng politik uang,'' kata Gatot Luprijatomo.

Meski politik uang dapat mewarnai Rakerdasus, Sekretaris Komisi A DPRD Jateng itu berkeyakinan tidak akan mempengaruhi kejernihan DPC-DPC dalam menjatuhkan pilihan ketua. Karena tiga peserta yang mewakili masing-masing DPC sudah mengenal para calon, sehingga tidak akan berpengaruh pada Rakerdasus.

Pihak Ketiga

Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Kota Semarang H Sriyono S Sos menyatakan, hingga kemarin pihaknya belum menetapkan akan mendukung siapa sebagai ketua DPD dalam Rakerdasus. ''Kami belum menentukan akan mendukung siapa,'' ungkapnya.

Namun secara pribadi, dirinya memiliki pemikiran tersendiri terkait sejumlah hal yang terjadi di tubuh PDI-P Jateng, sejak pemilihan gubernur. Menurut dia, jika Rakerdasus dilaksanakan, perlu ada pihak ketiga yang betul-betul mengetahui kondisi partai dan DPD sejak awal untuk dilibatkan.

Pihak ketiga itu, menurut Sriyono, justru berada di luar struktural kepengurusan DPD. ''Tapi yang bersangkutan adalah yang benar-benar tahu kondisi dan perjuangan DPD sejak awal.''

Lalu siapa yang Sriyono maksud? Dia menyebut salah satunya, Suratal. Yang bersangkutan dinilai sebagai pihak ketiga yang mengetahui secara persis, bagaimana perkembangan DPD PDI-P Jateng sejak awal.

Berarti mendukung Suratal? ''Kalau situasinya memang demikian, mau bagaimana lagi?''

Dia tidak ingin Rakerdasus justru menimbulkan dampak yang tidak baik bagi partai. Sebab sampai saat ini banyak pihak yang bersaing dalam memperebutkan jabatan ketua DPD.

Unggulkan Daniel

Menjelang Rakerdasus PDI-P Jateng, 4 September mendatang, pengurus DPC wilayah eks Karesidenan Banyumas mengaku sudah menimang-nimang jagonya. Namun mereka belum bersedia menyebutkan namanya. Kader arus bawah ramai membicarakan kandidat terkuat, yaitu Daniel Budi Setiawam dan Murdoko.

''Pak Daniel orangnya santun, sedangkan Pak Murdoko, saya sudah kenal lama,'' kata seorang kader di Kota Purwokerto, kemarin.

Ketua DPC PDI-P Cilacap Fran Lukman ketika dihubungi mengemukakan, pihaknya sedang melihat-lihat jagonya. ''Di antara calon-calon yang maju, (kami akan melihat-lihat) mana yang dekat dan dikenal DPC-DPC,'' jelasnya.

Dalam rakerdasus nanti, dia meminta agar DPC diberi kebebasan memilih calon yang dianggap tepat. ''Saya yakin bila ada intervensi, itu tidak akan mempan, apalagi bila tidak sreg dengan aspirasi DPC,'' tuturnya.

Jika calon yang dipilih DPC kebetulan sama dengan yang diinginkan DPP, tokoh senior PDI-P itu menekakan, pihaknya hanya mathuk saja. ''Kebetulan orangnya sama, tapi sampai sekarang belum ada orang DPP yang menghubungi saya.''

Bagaimana dengan Daniel? ''Orangnya bersih, sehat, dan tidak sakit-sakitan,'' ujar Fran Lukman. Ketua DPC Purbalingga Trisnanto Sri Hutomo BE SPd mengungkapkan, bila Daniel terpilih diharapkan membawa angin segar bagi partai. Jika yang jadi ketua adalah Murdoko, sudah tidak nguyahi lagi karena dia orang lama. ''Keduanya baik," katanya.

Ketua DPC PDI-P Banyumas Herman secara terpisah mengemukakan, dia sudah punya calon yang akan diperjuangkan di rakerdasus. Namun, Herman masih belum bersedia menyebutkan namanya. ''Kami membawa aspirasi bawah. Yang jelas, aspirasi itu setelah dipelajari sama dengan aspirasi DPP,'' ungkapnya.

Herman menegaskan, Banyumas menginginkan rakerdasus berjalan lancar dan orang yang terpilih nanti tidak punya masalah dengan DPP. ''Demokrasi itu tidak lepas begitu saja, tentu ada rambu-rambu organisasi yang harus dipatuhi,'' imbuhnya. (H1,G1,G7,in-69j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA