logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 3 September 2003 Berita Utama  
Line

Load Factor Angkutan Disurvei

SEMARANG- Untuk mengetahui data base angkutan penumpang umum dan angkutan barang, Dinas Lalu Lintas Jalan (DLLAJ) Jateng menyurvei load factor di 45 lokasi.

Kegiatan dua hari (2-3 September) itu juga melibatkan unsur DPC Organda dan DPC SPTI. ''Kegiatan ini untuk mengevaluasi terhadap pelayanan angkutan penumpang umum. Sebab, selama dua tahun terakhir ini hanya ada peremajaan armada tanpa penambahan armada baru,'' ungkap Kepala DLLAJ Jateng H Srihono SH melalui Plt Kasubdin Angkutan DLLAJ Jateng Dadang Somantri, Selasa (2/1).

Kegiatan itu, ujar dia, merupakan bagian dari rangkaian survei dalam dua bulan terakhir ini meliputi survei load factor nonbus, jarak dan waktu tempuh perjalanan, serta inventarisasi terminal.

Dia menjelaskan, di Jateng ada 3.847 perusahaan/ pengusaha angkutan bus dengan 10.132 unit bus.

''Hanya saja sesuai dengan survei terdahulu, kendaraan riil yang beroperasi tercatat 7.900 atau hanya lebih kurang 78%.''

Untuk memudahkan koordinasi, ujar dia, kegiatan itu dibagi dalam enam UPLLAJ. Setiap titik ada dua pos yang mencatat arus kendaraan yang melintas di jalur itu selama 24 jam dibagi menjadi tiga shift.

UPLLAJ wilayah Semarang ditempatkan di delapan lokasi, yakni pada jalur Purwodadi-Blora tepatnya di Wirosari, Bawen-Semarang (Klepu), Semarang-Demak (Kantonsari), Demak-Welahan (Mijen), Demak-Kudus (Gajah), Semarang-Kendal (Kaliwungu), Weleri-Sukorejo (Pagerayung), dan Purwodadi-Sumberlarang (Geyer).

Untuk UPLLAJ wilayah Pekalongan berada di jalur Kendal-Pekalongan (Subah), Pekalongan-Pemalang (Wiradesa), Pemalang-Tegal (Larangan), Pejagaan-Bumiayu (Ketanggung), Tegal-Losari (Tanjung), Tegal-Slawi (Slawi), Slawi-Bumiayu (Bumiayu), dan Pekalongan-Kajen (Kedungwuni).

UPLLAJ wilayah Banyumas meliputi Cilacap-Ajibarang (Ajibarang), Purworejo-Rawalo-Cilacap (Rawalo), Purwokerto-Cilacap (Wangon), Purwokerto-Wanareja (Karang Pucung), Purwokerto-Purbalinga (Purbalingga), Purbalingga-Klampok (Klampok), Banjar-Wonosobo (Selokromo), dan Purwokerto-Gombong (Buntu).

UPLLAJ wilayah Magelang meliputi jalur Mungkid-Sleman (Salam), Magelang-Temanggung (Secang), Secang-Bawen (Pringsurat), Gombong-Kebumen, Kebumen-Purworejo (Kutoarjo), Purworejo-Wates (Bagelen), Purworejo-Magelang (Salaman), dan Temanggung-Wonosobo (Parakan).

UPLLAJ wilayah Surakarta meliputi jalur Sragen-Surakarta (Jaten), Surakarta-Wonogiri (Sukoharjo), Wonogiri-Pracimantoro (Wutyantoro), Surakarta-Klaten (Delangu), Boyolali-Solo (Kartosuro), Klaten-Yogyakarta (Prambanan), Purwodadi-Surakarta (Sumberlawang), dan Sragen-Sumberlawan (Tanon).

Adapun UPLLAJ wilayah Pati meliputi jalur Rembang-Blora (Sulang), Kudus-Jepara (Pecangaan), Kudus-Pati (Jekulo), Pati-Jepara (Tayu), Pati-Rembang (Juwana).

''Atas kegiatan ini, jajaran DLLAJ mohon maaf karena mengganggu perjalanan ketika bus dihentikan di pos pemeriksaan.''(D14-13j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA