
| Rabu, 3 September 2003 | Semarang & sekitarnya |
Tarif Pelajar Bus Damri Diusulkan Naik Rp 100BALAI KOTA- Rapat gabungan Komisi B dan E DPRD Kota membahas kenaikan tarif bus Damri berkembang. Ada juga usulan kenaikan Rp 100 pada tarif pelajar/mahasiswa. Sebelumnya, usulan kenaikan Rp 100 hanya untuk penumpang umum. Anggota Komisi B DPRD Kota Drs Zaenudin Bukhori MAg mengatakan, agar tarif untuk pelajar dinaikan menjadi Rp 500 per penumpang dari sebelumnya Rp 400 untuk jarak jauh ataupun dekat. Untuk mengubah tarif juga perlu merevisi SK Wali Kota. Dia meminta penjelasan, apakah kenaikan ada patokan angka nominal yang dijadikan dasar. Ketua FPAN ini juga mempertanyakan tidak adanya pangkalan bus Damri, padahal merupakan perusahaan milik negara. Ketua Komisi E Adi Khuntoro mengemukakan, jika ada kenaikan berarti harus merevisi SK Wali Kota. Kepala Unit Bus Kota Damri Cabang Semarang Hery Hermawan mengungkapkan, sebagai enterprenuersecara logika mestinya perbandingan armada dengan karyawan adalah 1 berbanding 1. Namun pada kenyataannya, 1 berbanding 5, yakni satu bus dengan lima karyawan. Terkait dengan pangkalan bus, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Andi Agus Wandono SH menuturkan, sejumlah variabel dijadikan dasar untuk menghitung tarif, antara lain, gaji, harga bahan bakar minyak, dan ban. Selanjutnya gabungan Komisi B dan E akan merumuskan hasil rapat Rabu (3/9). Menurut rencana, Kamis (4/9) dirapatparipurnakan untuk mendapatkan persetujuan Dewan. (G7-76j) |