
| Rabu, 3 September 2003 | Semarang & sekitarnya |
Pasar Waru Dijadikan Sentra Kerajinan
SEMARANG- Pasar Waru diusulkan menjadi tempat sentra pemasaran sekaligus produksi hasil kerajinan yang terdapat di kawasan Bugangan. Lokasi tersebut dinilai potensial karena selain dekat dengan sentra industri Bugangan, akses ke jalan raya juga lebih mudah. Sementara itu sentra industri di Bugangan akan dikembangkan menjadi sentra terpadu bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan sebagai home industry berbahan baku kaleng pertama di Semarang. Saat ini, selain industri perkalengan, di kawasan tersebut juga terdapat sentra industri makanan kecil, akuarium, dan hong swa. Rencana tersebut diungkapkan Kepala Kelurahan Bugangan Imam Tohani SH seusai menutup pameran ''Produk Kerajinan Kecil Bugangan'' di depan kantor kelurahan, kemarin. Pameran diikuti perajin sebanyak 47 stan dan berlangsung sejak Jumat (26/8) lalu. Dia mengakui, selama ini masalah pemasaran masih menjadi kendala utama bagi pengembangan usaha kecil di Bugangan tersebut. Karena itu, kata Imam, jika rencana pembuatan sentra pemasaran baru di Pasar Waru bisa terlaksana, kendala tersebut diharapkan bisa segera teratasi. ''Tak hanya itu, kita akan mengajak kerja sama dengan Dinas Perindag Kota Semarang, akademisi, dan pemerintah kota untuk rencana tersebut,'' jelas Imam. Dia menuturkan, lokasi sekarang ini, yakni di Jalan Barito, dirasa kurang memadai, mengingat jumlah perajin terus berkembang. ''Meski nanti membuka lokasi baru di Pasar Waru, bukan berarti lokasi di Jalan Barito ditinggalkan begitu saja,'' jelasnya. Tempat itu, lanjutnya, tetap akan mendapat prioritas. Bahkan, di depan pintu masuk akan dipasang gapura dengan patung kompor raksasa sebagai maskot sentra industri kompor di Semarang. Dalam rencana pengembangan ke depan juga akan dibuat dengan konsep sistem kluster, yakni pola pengembangan usaha dilakukan dengan membuat sentra pendukung produksi, dari bahan baku hingga keperluan lain. ''Karena itu, seluruh keperluan pengembangan industri dapat dipenuhi di lokasi industri tersebut berada,'' jelasnya sambil menambahkan, di kelurahan Bugangan terdapat sedikitnya 70 IKM dan 15 home industry (industri rumahan). (G2-76i) |