logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 3 September 2003 Semarang & sekitarnya  
Line

Komisi D Akan Penggil DPU jika Normalisasi Saluran Gebangsari Molor

BALAI KOTA- Komisi D DPRD Kota akan memanggil lagi DPU Kota Semarang, berkaitan dengan belum dilanjutkannya normalisasi saluran Gebangsari, di Perumahan Genuk Indah, Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk.

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Rudy Soehardjo, menyatakan prihatin dengan masalah tersebut. Dia mengira masalah itu sudah selesai dan benar-benar sudah ada tindak lanjut dari Pemkot.

Masalah itu di DPRD Kota Semarang sebenarnya dianggap sudah selesai. Apalagi dana untuk keperluan itu juga sudah disetujui Dewan. Saat ini tinggal Pemkot yang perlu segera mengambil sikap.

Seperti diberitakan, warga Perumahan Genuk Indah Kelurahan Gebangsari Genuk, menagih janji Pemkot menormalkan saluran di sebelah barat perumahan itu. Pada saluran sepanjang lebih kurang 750 meter itu, sebagian sudah dikeruk menjadi selebar 5 meter.

Namun sesampai di sebelah selatan tembok milik Tensindo, pengerukan itu dihentikan. Saluran dari tempat itu menuju ke saluran jalan Kaligawe masih buntu.

Sehingga saluran yang sudah dikeruk itu, kini seperti kolam panjang. Kolam itu kini juga mulai ditumbuhi tanaman liar lagi.

Tembok milik Tensindo di atas sebagian saluran yang dulu dijebol warga, kini juga sudah diperbaiki. Bahkan police line yang semula dipasang berkaitan dengan penjebolan tembok itu kini juga hilang.

Menurut Rudy, Pemkot perlu segera mencari investor untuk melakukan normalisasi. Diakuinya, untuk mencari investor memang tidak mudah. Selain itu hingga proyek bisa dilaksanakan juga membutuhkan proses.

Namun dia mengingatkan bahwa musim hujan tinggal dua bulan lagi. Jika normalisasi saluran tidak segera dilanjutkan, dikhawatirkan warga akan kebanjiran lagi.

Maka menurutnya, upaya paling tepat adalah DPU melanjutkan normalisasi, setidaknya sampai saluran itu bisa tembus ke saluran di Jalan Raya Kaligawe. Kalau harus menunggu adanya investor, bisa jadi kegiatan itu akan molor terus. Padahal warga sudah bertahun-tahun menanti penuntasan masalah itu.

Dia mengingatkan, masalah saluran di Gebangsari bukan hanya sekedar normalisasi. Masalah itu sekaligus menjadi ujian bagi Pemkot, terutama berkaitan dengan kepercayaan masyarakat.

''Maka jangan sampai kepercayaan masyarakat hilang, gara-gara normalisasi selalu molor,'' pesannya. (G6-76)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA