
| Rabu, 3 September 2003 | Jawa Tengah - Muria |
BPD Blora Bantu AirBLORA - Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang kekurangan air bersih, BPD Jateng Cabang Blora kemarin melakukan droping air ke beberapa desa di Kecamatan Jati. Menurut catatan Pemkab, desa tersebut mengalami kekeringan terparah. Hal serupa juga dilakukan bank tersebut tahun lalu. Pemimpin BPD Blora Edy Sukamto SE mengemukakan, untuk droping air kali ini pihaknya sengaja memilih beberapa desa di Kecamatan Jati, karena wilayah tersebut termasuk daerah parah kekurangan air. "Menurut rencana kami akan membantu 20 tangki yang akan dialokasikan untuk empat desa," jelasnya kepada Suara Merdeka, kemarin. Wilayah Kecamatan Jati memang dikenal paling parah mengalami dampak musim kemarau. Di wilayah kecamatan ini sudah beberapa kali diupayakan mencari sumber air, namun sampai saat ini belum membuahkan hasil. Untuk melakukan droping air, Pemkab Blora tidak jarang menemui kesulitan. Sebab ada beberapa pedukuhan yang lokasinya tidak bisa dijangkau dengan kendaraan truk. Misalnya Dukuh Alas Malang. Aksi serupa juka dilakukan oleh karyawan dari berbagai dinas instansi, baik negeri maupun swasta. Semua itu dilakukan untuk membantu warga yang kekurangan air. Menurut Kabag Humas, Slamet Pamudji, kegiatan tersebut murni inisiatif para karyawan yang dananya juga secara swadaya. Bantuan itu diharapkan mampu membantu warga yang benar-benar kesulitan air. Karyawan dari dinas/instnasi negeri maupun swasta yang peduli akan membantu air bersih masing-masing Bappeda, Nakertransos, Bawasda, Pertamina DOH Jabati Cepu, Dipenda, Diperindagkop, PPT Migas Cepu, Dinas Pertanian, Kantor PKT, Perhutani KPH Blora, Cepu dan Randublatung, Kantor PDE, Pariwisata, Kerbanglinmas, Perhubungan, Catatan Sipil, DPUK, DKKm Diknas, Kantor PMD, Dharma Wanita, PKK, Polres Blora dan sejumlah instansi swasta. (ud-49) |