
| Selasa, 2 September 2003 | Sala |
Suara Merdu Bupati Laku Rp 38 Juta
SUKOHARJO- Sedikitnya 5.000 penonton terpuaskan oleh aksi pentas Koes Plus di Simpang Lima, Sukoharjo, Sabtu malam lalu. Pentas kelompok legendaris untuk memeriahkan perayaan HUT Ke-57 Kabupaten Sukoharjo itu jadi obat rindu bagi para pencintanya. Para penonton tanpa henti mengikuti irama yang dimainkan dengan kompak oleh Yon, Mury, Jack, dan Danang. Para musikus dengan ceria mengajak penonton berkomunikasi. Tak jarang, di sela- sela nyanyian Yon mengajak bercanda. Tak kurang dari 30 lagu diperdengarkan malam itu. Ada ''Bujangan'', ''Why Do You Love Me'', ''Kolam Susu'', dan ''Nusantara''. Dalam sebuah kesempatan Bupati Bambang Riyanto SH mendapat kehormatan khusus menyanyi bersama Yon di atas panggung. Meski tanpa persiapan memadai, Bupati mampu menyuguhkan lagu ''Kisah Sedih di Hari Minggu'' dengan apik. Lagu itu ternyata tidak gratis. Sebelum didendangkan, dilelang ke para penonton. Beberapa penonton mengacungkan tangan menawar. Dari Rp 1 juta, bertambah hingga ada penonton menawar Rp 38,6 juta. Sayang, penonton itu tak mau mnyebutkan identitas. Dengan tanda jadi Rp 38,6 juta, Bupati memamerkan suaranya. Hasil lelang disumbangkan untuk para seniman Sukoharjo. ''Wah, ternyata Pak Bupati bisa ngoes-plus juga ya ?'' ujar seorang penonton. Penghargaan Pada kesempatan itu diserahkan penghargaan kepada pelaku seni oleh Paguyuban Seni Sukoharjo. Mereka yang menerima penghargaan, antara lain Ki Gondo Kamiyono tokoh dalang peruwat, Nyi Sulastri tokoh karawitan, dan Drs HM Soeprapto ''provokator'' seni. Dalam sambutan Bupati meminta masyarakat Sukoharjo kembali ke nilai- nilai budaya bangsa sekaligus menjadikannya sebagai tonggak perilaku dan sikap warga Indonesia. ''Saat ini serbuan budaya asing begitu gencar melalui media massa baik cetak dan elektronik. Kami yakin jika semua warga mau kembali ke nilai budaya sendiri akan berdampak positif terhadap perilaku sehari- hari.'' (G10-14g) |