logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 2 September 2003 Olahraga  
Line

Aseng Sugiarto Boyong Dua Petinju Jepang

SELAMA ini, kebanyakan petinju yang bertarung di Indonesia berasal dari Thailand, Filipina, Afsel, Korsel, Yunani, atau Irak. Tetapi promotor internasional Aseng Sugiarto membawa suasana baru di Sabuk Emas RCTI, malam ini mulai pukul 23.00.

Pasalnya, ia akan menampilkan dua petinju dari Jepang. Eiju Otake (peringkat ketujuh Jepang) ditarungkan dengan Elvin Marbun (Satria Libas BC Jakarta), dalam pertandingan kelas menengah ringan (69,8 kg) 10 ronde. Sedangkan Andreas Seram (Mirah BC Bali) akan menghadapi Albarado Nishimaru (peringkat ketiga Jepang), dalam duel kelas welter yunior (63,5 kg) 10 ronde.

Elvin Marbun yang akan tampil di partai utama merupakan petinju yang sudah berpengalaman menghadapi petinju asing. Dia pernah menghadapi petinju boxer asal Selandia Baru, Rico Chonge, tahun lalu. Sayan, kalah TKO pada ronde ketujuh.

Marbun, mantan juara nasional versi KTI (Komisi Tinju Indonesia) dan ATI (Asosiasi Tinju Indonesia), adalah petinju bergaya fighter, dengan andalan pukulan hook kiri dan kanan yang keras. Di kandang sendiri, ia bersaing keras dengan dua petinju veteran sarat pengalaman internasional, Harmen Ajadato dan Haris Pujono.

Hingga kini, petinju berusia 23 tahun itu telah mengemas rekor 15 kali menang (tujuh KO), 5 kali kalah, dan tiga kali seri. Anak asuhan Theo Lela ini mengaku masih buta dengan kekuatan petinju Jepang yang belum pernah dihadapinya. Tapi jagoan yang belum lama ini memukul KO Ade Alfons pada ronde kelima tersebut sesumbar akan mengalahkan Otake, yang mempunyai teknik tinggi dan kombinasi pukulan keras.

Talenta Bagus

Sedangkan Andreas Seram (peringkat satu nasional) merupakan pendatang baru yang mempunyai talenta bagus. Rekornya mengkilap: 17 (9 KO)-1-0. Satu-satunya kekalahan dialami saat menantang juara OPBF, Denny Laurente (Filipina), dalam duel non-title pada Oktober 2002. Saat itu, ia kalah KO.

Andreas Seram, yang dilatih Didik Mulyadi, bergaya fighter, mengandalkan kecepatan pukulan jab, straight dan hook yang cepat dan keras. Terakhir, ia menang angka mutlak 10 ronde atas Noel Pan (Filipina) 13 Mei lalu.

Namun kali ini Andreas Seram (170 cm) bakal menghadapi lawan cukup berat. Albarado Nishimaru adalah mantan juara dunia versi WBF, dengan mempunyai rekor bertarung 50 kali naik ring. Sebenarnya Nishimaru adalah mantan petinju Indonesia, yang dulu bernama Ajib Albarado.

Ia menikah dengan wanita Jepang dan bertinju di Negeri Sakura tersebut. Bergaya fighter sejati, double cover-nya kokoh, dengan dentuman pukulan maut, serta pengalaman segudang, yang bisa menyulitkan Seram. (Paulus Noor Mulia-48)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA