logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 2 September 2003 Olahraga  
Line

Digips, Agung Tetap Siap Dimainkan

  • Indriyanto Terpincang-pincang

MEDAN-Pemain muda PSIS Semarang Dwi Adhi Yuwono dipastikan absen saat timnya turun menghadapi tuan rumah Semen Padang, Kamis lusa, di Stadion Haji Agus Salim Padang. Dwi absen karena hukuman akumulasi kartu kuning. Sebelumnya, dia juga menerima kartu kuning di Tangerang saat dijamu Persita.

Pada Minggu (31/8) lalu, mantan kapten tim Persijap Yunior itu kembali diganjar kartu kuning oleh wasit Yandri (Jakarta) karena mengganjal keras bek sayap PSDS Deli Serdang, Choirul Sofyan. Dengan pasti absennya Dwi Adhi, lini belakang akan ditempati trio Bonggo Pribadi, Idrus Gunawan, dan Wasis Purwoko. Wasis merupakan pelapis Dwi. Pemain senior tersebut memiliki pengalaman memadai untuk mengamankan sektor pertahanan.

Selain Dwi Adhi, Indriyanto ''Nunung'' Nugroho juga belum pasti bisa dimainkan. Cedera engkelnya yang lumayan parah hingga kemarin masih terlihat. Nunung terpincang-pincang ketika berjalan. Adapun Bambang Harsoyo yang kulit dahinya sobek di antara dua mata, kemungkinan bisa dimainkan.

''Saya masih pusing, tapi dalam satu-dua hari ini mungkin pulih. Sisa benturan keras yang membuat saya pening. Kalau lukanya nggak seberapa,'' ujar Bambang, mantan striker Barito Putra yang kini dimainkan di posisi sayap oleh Roekito.

Namun, di Padang nanti Roekito bakal mendapat sokongan tenaga baru. Agung Setyabudi yang absen di Deli Serdang karena akumulasi kartu kuning, sudah pasti bisa tampil. Meskipun dua jari tangannya masih digips karena patah, Agung tetap berani turun. ''Saya siap. Cedera jari tangan ini tak akan mengurangi kemampuan saya. Yang main kan kaki, bukan tangan,'' katanya serius.

Sektor Sayap

Ketika tampil di Deli Serdang dan kalah 1-3, sektor sayap menjadi salah satu liang kelemahan laskar Mahesa Jenar. Bambang Harsoyo hanya main separo waktu karena di tengah pertandingan dia cedera, sedangkan Heri Ismanto tampil di bawah form. Masuknya Dwi Setyawan menggantikan Bambang tak mampu menambah daya dobrak.

''Dwi tak bisa main. Dia kena hukuman akumulasi kartu,'' kata pelatih Daniel Roekito ketika ditemui di kamarnya di Hotel Sahid Medan sesaat sebelum bertolak ke Padang pagi tadi. ''Namun, itu tak mengkhawatirkan, karena kita membawa Wasis,'' tambahnya.

Menyangkut kemungkinan bakal absennya Nunung, Roekito mengatakan, tim akan turun dengan satu striker. Skema 3-5-2 akan diubah menjadi 3-5-1-1 dengan menempatkan Khusnul Yakien di depan sebagai penggedor dan Julio Lopez sebagai second striker.

''Kami memang agak kehilangan karena Nunung cedera. Namun, mudah-mudahan dia pulih. Masih ada dua hari untuk pemulihan,'' kata mantan pelatih PKT, Barito Putra, dan Arema Malang tersebut. ''Namun, jika Nunung terpaksa absen, saya akan pakai satu striker saja, Khusnul,'' tambahnya.

''Tak biasanya Heri main seperti itu. Akselerasi Setyawan juga kurang. Mudah-mudahan tampilnya Agung akan mengubah kondisi,'' ujar Roekito. (F3-22e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA