
| Selasa, 2 September 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Ana dan Yudha Terpilih Duta Wisata SalatigaSALATIGA - Yudha Pratama dan Ana Puspitaningsrum terpilih sebagai Duta Wisata Kota Salatiga 2003 di hall Pemerintah Kota Salatiga, akhir pekan lalu. Mereka berhak memperoleh uang pembinaan Rp 1 juta/otang dari Wali Kota, trofi bergilir, dan piala tetap. Juara II-III putra dan putri Andika Renda Pribadi dan Agustina Dwi Retno Norcahyanti serta Mahriza Nugroho Irvanto dan Diah Ratih Prastiwi. Juara persahabatan Arista Prasetyo Aji dan Istola Wahyu Wardani. Juara intelegensi Afrianto Eko Nugroho dan Camelia Lulu Andriani. Juara pariwisata Hendri Aristianto dan Ayun Maharani, sedangkan juara kepribadian Gabriel Perboyre SK dan Ria Mawar Hapsari. Malam final pemilihan putra-putri duta wisata dimeriahkan binaragawan dari Team Rai Semarang dan peragaan busana lilit dari AKS Semarang. Hadir Wali Kota KRHH Totok Mintarto, Wakil Wali Kota John Manuel Manoppo SH, Sekda Drs Sutedjo, Camat Sidimukti Ign Suroso Kuncoro SH, rocker Renny Djajoesman, serta undangan. Jati Diri Wali Kota Salatiga mengatakan, pemilihan duta wisata merupakan salah satu wahana kreativitas yang sehat untuk mendorong pembentukan jati diri yang utuh untuk memperkukuh integritas nasional serta mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia. ''Duta wisata menjadi ujung tombak promosi wisata bagi Kota Salatiga. Saya berharap mereka menjadi figur generasi muda Salatiga yang memiliki kemampuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, politik, ekonomi, sosial budaya, berkepribadian, dan berbudi luhur sehingga mampu menggali dan mempromosikan potensi pariwisata ke daerah lain,'' kata Wali Kota, dalam sambutan yang dibacakan Wakil Wali Kota. Dengan demikian, sosok duta wisata benar-benar mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan dunia kepariwisataan Kota Salatiga. Yudha (siswa SMU Kristen 1 Salatiga) berjanji berusaha maksimal membantu program pemerintah mempromosikan potensi Salatiga ke kota-kota lain di Tanah Air dan internasonal. Ana, mahasiswi UKSW, menyatakan hal yang sama. Dengan demikian, pada saatnya kelak Salatiga tak hanya dijadikan kota transit. Namun, benar-benar sebagai tujuan wisata. Sebab, di Kota Salatiga ada beberapa objek wisata yang bisa dijual. (A2-84g) |