logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 2 September 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Realisasi Dua Kecamatan Ungaran Tahun 2004

UNGARAN- Pemekaran wilayah Ungaran menjadi dua kecamatan, yakni Kecamatan Ungaran Barat dan Ungaran Timur karena daerah tersebut terlalu luas dan penduduknya makin padat. Dengan pemekaran itu diharapankan pelayanan kepada masyarakat lebih optimal.

Setelah pembagian tersebut, masyarakat di daerah pinggiran Ungaran tidak perlu datang ke tengah kota. Namun, pemekaran wilayah itu baru akan direalisasikan tahun 2004 karena masih memerlukan proses pemindahan dan pembangunan gedung kantor.

"Menurut hukum, status dua kecamatan tersebut sudah sah," jelas Ketua Komisi E DPRD Kabupaten Semarang SA Luby Widarbo dari FPG, Senin (1/9).

Dia menambahkan, setelah bupati memberi keputusan, pembangunan gedung dan pemindahan kantor dapat dilaksanakan. Namun sebelumnya harus diputuskan kecamatan mana yang akan menempati kantor baru, Ungaran Barat atau Ungaran Timur.

Menurut Luby Widarbo, Pemkab belum siap untuk memindahkan salah satu kecamatan tersebut, sehingga pelayanan masyarakat masih dipusatkan di kantor kecamatan lama.

"Kami masih menunggu hasil keputusan itu, apakah Ungaran Barat atau Timur yang akan menempati kantor baru," katanya.

Dia menambahkan, secara pribadi sebenarnya dia tidak setuju jika kecamatan di ibu kota kabupaten itu dibagi menjadi dua. Alasannya, hal itu akan menambah pengeluaran APBD. Peningkatan biaya itu meliputi biaya karyawan, pembangunan gedung dan pemenuhan fasilitas lainnya.

"Alangkah baiknya jika kecamatan itu tetap satu tapi sistem manajerialnya lebih ditingkatkan. Misalnya dengan mengefektifkan pegawai yang ada. Kemungkinan hal itu dapat menekan biaya untuk membangun kantor baru atau menggaji pegawai baru," jelasnya. (H4-63)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA