
| Selasa, 2 September 2003 | Internasional |
20 Pemberontak dan 9 Tentara Tewas dalam Bentrokan di NepalKATHMANDU - Dalam satu peningkatan serangan di seluruh wilayah kerajaan Himalaya, sedikitnya 20 pemberontak Maois dan sembilan personel keamanan tewas, Minggu lalu, dalam pertempuran sporadis, demikian laporan salah satu koran berbahasa Inggris Nepal, Senin kemarin. Koran Himalaya melaporkan jumlah korban tewas terbanyak pada Minggu lalu terjadi setelah satu bentrok di distrik Surkhet, sekitar 400 km sebelah barat ibukota Kathmandu, tempat tujuh pemberontak Maois dan tiga tentara tewas. Dalam bentrokan lain, tujuh pemberontak Maois dibunuh di distrik Sarlahi, sekitar 125 km sebelah tenggara ibukota, tiga di Rolpa, 300 km di sebelah barat ibukota, dan tiga di Rautahat, 110 km di sebelah selatan Kathmandu. Pemberontak Maois membunuh empat polisi di Bhairahawa, sekitar 250 km di sebelah baratdaya ibukota dan dua polisi di Rolpa. Sementara keamanan ditingkatkan di ibukota, harian Himalaya melaporkan seorang warga sipil yang bekerja di rumah sakit kantor polisi di Kathmandu ditembak mati oleh gerombolan pemberontak tersebut. Kedua penyerang -seorang pria dan seorang wanita- melarikan diri dengan mengemudikan motor setelah membunuh pria warga sipil tersebut, demikian laporan media Nepal. Bentrokan antara pemberontak Maois dan pasukan keamanan meningkat setelah pemberontak komunis meninggalkan proses perdamaian Rabu lalu dan mengakhiri gencatan senjata yang telah berlangsung selama tujuh bulan.(ant-46) |