logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 2 September 2003 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Sekda Adi Suroso Didemo Kembali

CILACAP - Sekda Cilacap, Adi Suroso, kemarin kembali didemo agar mengundurkan diri dari jabatannya, oleh kelompok anggota Solidaritas Nelayan Cilacap (Sonci) dan Gerakan Rakyat Cilacap (Geraci).

''Kami meminta Adi Suroso mundur dari jabatannya. Karena apa yang dia lakukan ternyata menjadi momok bagi setiap orang,'' kata Koordinator lapangan, Muhamad Nahdliyin (28), mengacu pada sejumlah mutasi PNS di wilayah tersebut.

Dia juga mengatakan, ketakutan-ketakutan seperti itu jelas tidak sehat bagi masyarakat Cilacap. Karena itu, sebelum kondisi di semua sektor memburuk, harus segera diperbaiki. Salah satunya dengan mencopot Adi Suroso dari jabatannya.

Dalam siaran persnya itu juga disebutkan, saat ini telah muncul gerundelan politik di tingkat bawah, karena berbagai kasus. Misalnya, kasus mutasi yang semena-mena, soal buku merah yang sangat membodohkan, dan perilaku sekda yang sewenang-wenang dengan terjadinya penggiringan PNS pada partai politik tertentu.

''Dari kasus buku merah saja kita sudah tahu, politisasi bisa masuk ke bidang apa saja, termasuk dunia pendidikan. Hal seperti ini yang perlu diwaspadai,'' tambah Muhamad Nahdliyin.

Sementara itu, Sekda Adi Suroso ketika dihubungi menolak mengomentari demo itu. ''Saya tidak mau berkomentar apa-apa. Yang jelas, saya bekerja sesuai dengan apa yang harus kita kerjakan, tanpa ada maksud dan tujuan lain,'' katanya.

Rencananya, para demonstran akan menemui Bupati Probo Yulastoro untuk menyampaikan tuntutan mereka. Namun rencana itu gagal karena Bupati tidak berada di tempat. Setelah melanjutkan demo di Gedung DPRD Cilacap, para demonstran kembali ke kantor sekretariat mereka. (G21-17i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA