
| Selasa, 2 September 2003 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
Bursa Pengisian Sekda Mulai RamaiPURWOREJO-Bursa pengisian Sekda Purworejo mulai ramai menyusul pengalihtugasan Drs H Slamet Moelyono Sp SH menjadi Staf Ahli Bupati sejak 21 Agustus lalu. Sederet nama disebut-sebut bakal memperebutkan kursi kepala birokrasi Pemkab Purworejo itu. Nama-nama yang cukup santer disebut di antaranya Ir Akhmad Fauzi MA (Asisten II Sekda Purworejo), Drs H Slamet Darsono (Kepala Bawasda Purworejo), Drs Sumardi (Sekretaris DPRD Purworejo), Drs Soedarmo Soebroto (Asisten IV), dan Drs Hendarto Abdul Majid (Kepala Bappeda). Belakangan ini muncul lagi dua nama yang diisukan akan menjagokan diri. Yani Drs Dartu MM, dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo yang saat ini menjabat ketua Panwas Pemilu Kabupaten, dan seorang putera daerah Purworejo yang saat ini menjabat Sekda di daerah pantai utara. Bupati H Marsaid SH MSi dalam pernyataannya seusai memberikan SK alih tugas berharap, pengisian sekda baru dilakukan 19 Januari 2004 dengan alasan dia akan melantik sejumlah pejabat pengisi SOT baru. Dengan demikian kekosongan jabatan pimpinan birokrasi di kota durian itu diperkirakan akan sampai 19 Januari 2004. Akan Demo Di sisi lain ketua Fraksi Persatuan Keadilan Nasional (FPKN), Drs Zusron MM telah menangkap informasi yang kurang menggembirakan. Anggota Komisi C DPRD Purworejo itu mendengar kabar adanya sekelompok orang yang akan melakukan demo, terutama apabila pengisian sekda tidak segera dilakukan dalam waktu dekat. Sebelumnya diberitakan, Sekda Purworejo dialihtugaskan menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan. Keputusan tersebut sebagai buntut perseteruan antara sejumlah karyawan dengan Sekda. Drs H Slamet Moelyono SP SH seusai menerima SK Bupati, Kamis siang (21/8), menyatakan bisa menerima putusan itu dengan legawa. Menurut Bupati, pemindahan Slamet Moelyono menjadi Staf Ahli Bupati sudah tepat. Dengan pertimbangan antara lain karena pangkat dan golongannya IV/c dan pengalaman sebagai PNS sudah cukup banyak. (yon-81) |