| INDEKS BERITA HARI INI | Sabtu, 30 Agustus 2003 |
Hakim Sukandar Segera Diperiksa
SEMARANG - Sehari setelah HR Sukandar SH dimutasi ke Pengadilan Tinggi (PT) Yogyakarta, ia kembali dipanggil Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jateng, Jumat (29/8) kemarin. Hal itu berkaitan dengan faksimile tertanggal 12 Agustus 2003 dari Dirjen Badan Peradilan Umum & Tata Usaha Negara yang dikirimkan pada PT Jateng. |
''Sejak Dulu Saya Minta Diperiksa''
SELEPAS shalat jumat, HR Sukandar SH, mantan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Semarang yang baru saja dimutasi ke Pengadilan Tinggi Yogyakarta, bersantai di kediamannya di Jalan Plamongan Peni, Perumahan Plamongan Hijau, Pedurungan. Sesekali lelaki berusia 56 tahun itu membuka buku. Ia sedang mempelajari masalah majelis kehormatan hakim. |
|
|
"Yang Jualan Teh Poci Cantik-cantik"
KAWASAN Simpanglima yang dikenal sebagai pusat perbelanjaan di Kota Semarang sepertinya tak pernah tidur. Setiap hari kawasan itu selalu padat dan hiruk pikuk. Rabu malam (27/8) lalu, misalnya, meski bukan hari libur, manusia menyemut di berbagai supermarket dan plasa di kawasan tersebut. Mereka punya tujuan berbeda. |
Sapa to ki ... Pak Lurah Asal Timtim JALUR lambat kawasan Simpanglima bakal dilebarkan, akibatnya beberapa pedagang kaki lima (PKL) risau. Camat dan lurah setempat mendatangi para PKL guna memberikan pengertian. Di antara kerumunan tersebut tampak Lurah Karang Kidul Aniceto Magno Da Silva (29), mendampingi Camat Semarang Tengah, Arief Moelia Edhie. |
|
|
Jual ''Jimat'', Ditangkap Polisi
SEMARANG TENGAH - Seorang laki-laki yang mengaku tabib, Nurrozi (30), warga Dusun Tempe RT 3 RW 2 Desa Sayung, Sayung, Demak ditangkap polisi. Dia diduga melakukan penipuan terhadap Maryono (38), warga Poncoharjo, Bonang, juga wilayah Demak, kemarin. |
Parkir VIP Bandara Tak Mengganggu
SEMARANG- Pemberlakuan parkir VIP di Bandara A Yani Semarang yang dipermasalahkan Komisi D DPRD Jateng, kata Pelaksana Harian Kepala Perum Angkasa Pura I Cabang Bandara A Yani Semarang, Nyoman Sukarja, Jumat (29/8), telah disetujui. |
|
|
Perampok Bercelurit Todong Mahasiswa
SEMARANG- Dua lelaki tak dikenal bercelurit menodong dan merampok pengendara sepeda motor di Jalan Kapten Wiratno, sekitar 100 m arah barat pangkalan Lanal TNI AL, Kamis (28/8), sekitar pukul 19.00. |
Dianggap Melanggar Perabot PKL Disita
SEMARANG TENGAH - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota kembali menggelar operasi penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL). Operasi kali ini disertai dengan penyitaan sejumlah perabot milik pedagang. |
|
|
Kenaikan Tarif DAMRI Dibahas Komisi Gabungan
BALAI KOTA- Hanya untuk mendapat persetujuan kenaikan tarif bus kota Rp 100, Perum DAMRI Semarang harus menunggu cukup lama. Setelah usul kenaikan dari Rp 900 menjadi Rp 1.000 dibahas dalam rapat dengar pendapat di Komisi B DPRD Kota, 19 Agustus, 10 hari kemudian baru dibahas Panitia Musyawarah. |
LP2K : Wajar tetapi Perlu Rasionalisasi Karyawan
SEMARANG- Usul kenaikan tarif bus kota DAMRI dari Rp 900 menjadi Rp 1.000 dinilai Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Semarang wajar. Namun melihat kondisi yang ada, perusahaan itu tetap perlu merasionalisasi karyawan. ''Prinsipnya kalau naik Rp 100 saya setuju,'' kata Sekretaris LP2K Semarang, Ngargono, di Gedung DPRD Kota, baru-baru ini. |
|
|
Warga Cinde Kekurangan Air Bersih
SEMARANG- Pengurus Yayasan Walisongo, Jumat (29/8), memberikan bantuan air bersih untuk warga Kampung Cinde, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari. Kelurahan itu mendapat bantuan 10 tangki air yang diberikan dalam dua hari mulai Kamis (28/8). |
Pencuri Motor Diringkus
SEMARANG -Lima tersangka pencuri motor diringkus jajaran unit kendaraan bermotor Poltabes Semarang, kemarin. Mereka merupakan buron karena meresahkan masyarakat. Dua tersangka lain masih diburu. Mereka berinisial Gt dan Gp. |
|
|
Donor Darah Dapat Voucher Menginap di Hotel Ciputra
SEMARANG-Aksi donor darah untuk umum di Hotel Ciputra Semarang bekerja sama dengan PMI Jawa Tengah dengan didukung 46 tenaga medis PMI dari Semarang, Kendal dan Salatiga berlangsung semarak. |
Sekolah Lapor ke Dinas Pendidikan
SEMARANG - Dana program beasiswa Pemerintah Kota Semarang telah dialokasikan ke sekolah-sekolah dari SD hingga SLTA, baik negeri maupun swasta. |
|
|
Perekrutan Utamakan Warga Semarang Kriteria Mutasi PNS Pemkot Dinilai Subjektif BALAI KOTA - Penempatan atau pemindahan pegawai negeri sipil (PNS) dari satu tugas ke tugas lain selama ini kurang diiringi dengan sosialisasi ukuran-ukuran dan kriteria objektif. Akibatnya opini publik yang berkembang berkenaan dengan pemindahan PNS selalu mendadak dan subjektif kriterianya. |
Perbaikan Polder Tawang Dikhawatirkan Terganggu Hujan
SEMARANG UTARA- Hujan yang turun Kamis (28/8) malam membuat pekerja perbaikan kolam retensi Tawang khawatir. Mereka khawatir hari-hari berikutnya turun hujan lagi. Jika hujan deras air kolam naik lebih cepat. Itu mempersulit pekerjaan di tempat itu. Kolam itu sejak beberapa hari lalu dikuras untuk perbaikan. |
|
Nelayan Tambaklorok Makin Terpuruk
TANGISAN bocah terdengar keras dari balik rumah berdinding bambu. Sesekali suara tangis hilang ditelan desiran angin laut dan deburan ombak yang tak begitu besar. Sesaat kemudian terlihat seorang ibu muda keluar rumah. Barangkali dia hendak mencarikan sesuatu untuk anaknya. |
Sambu Rasa Dialog dengan Gubernur Mardiyanto Konsolidasi, Ciptakan Kader-kader Partai Politik Tanya: |
|
Bantuan Beras Dianggap Tak Adil
GROBOGAN - Darsono (40), petani jagung di Gabus, Grobogan, mengaku iri pada sesama petani yang mendapat bantuan 30 kg beras/kepala keluarga (KK) dari pemerintah. Sebab, yang dibantu hanya petani padi yang tanamannya puso akibat kekeringan. |
4.500 Petani Ikut Padat Karya
GROBOGAN - ''Sekitar 4.500 buruh tani di Kabupaten Grobogan yang menganggur akibat kekeringan akan dipekerjakan melalui program padat karya di desa-desa,'' kata Wakil Bupati Grobogan H Bambang Pudjiono SH, kemarin. Wakil Bupati mengatakan hal itu ketika ditanya mengenai nasib buruh tani yang tak dapat bekerja di areal pertanian tanaman pangan akibat kemarau panjang. |
|
Jambret Kehabisan Bensin, Dihajar Massa
DEMAK- Arif Sujadi (25), warga Dusun Trenggeles, Mejobo, Kudus mengalami luka cukup parah pada bagian kepala dan wajah. Dia dipukuli massa di Desa Bandungrejo Kecamatan Karanganyar, Demak karena diduga menjambret kalung emas seberat 3 gram milik Siti Rohmatun (10), saat siswi kelas IV SD itu dalam perjalanan pulang dari sekolah. |
Polisi Tetapkan 14 Tersangka
KENDAL- Dari 21 warga Desa Margorejo, Cepiring, Kendal yang sebelumnya diamankan karena diduga terlibat kasus perusakan 17 rumah dan penganiayaan terhadap dua warga Desa Korowelang Kulon, Cepiring, 14 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Lainnya, tujuh orang, belum terbukti terlibat. ''Dari 21 warga Desa Margorejo yang semula kami amankan, 14 di antaranya diduga kuat ikut melakukan perusakan. |
|
|
Amalia-Eko Duta Wisata 2003
UNGARAN - Amalia Puspita Sari (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Satya Wacana Salatiga dan Eko Sugeng Riyadi (18), mahasiswa Teknik Elektro Unissula Semarang, terpilih menjadi Duta Wisata 2003 tingkat Kabupaten Semarang. |
Sekda Sutedjo ''Saya Tak Alergi Kritik'' SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kota Salatiga Drs Sutedjo MSi menyatakan tak akan alergi terhadap kritik-kritik yang disampaikan para wartawan. Justru dia mengajak insan pers di Salatiga untuk selalu mengkritik setiap kebijakan yang dirasakan merugikan masyarakat. |
|
|
Perbakin Bantu Air Bersih
DEMAK - Bantuan air bersih dari Pengda Perbakin Jateng yang diberikan untuk masyarakat di 21 dukuh di Kecamatan Karangawen, Demak merupakan wujud kepedulian pada lingkungan yang dilakukan melalui program bakti sosial. |
Mayat Wanita Diduga Korban Pembunuhan
BERGAS - Siti Rondiyah (28), seorang WTS yang biasa mangkal di pangkalan truk Tegalpanas, Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (29/8) pagi ditemukan tewas di dekat Sungai Jatijajar, Bergas. |
|
|
Pemilihan PPK Tidak Transparan
KENDAL- Sebanyak 95 anggota panitia pemilu kecamatan (PPK) dari 19 kecamatan di Kabupaten Kendal beberapa hari lalu dilantik KPU. Namun pelantikan tampaknya menyisakan ''ganjalan''. Sejumlah calon PPK, khususnya calon yang urung dilantik, menilai pengangkatan anggota PPK tidak transparan. ''Anggota PPK yang menempati ranking atas justru tidak dipilih. |
||