
| Sabtu, 30 Agustus 2003 | Sala |
Sopir Truk Dianiaya Sekelompok PemudaKLATEN - Imam Sutrisno (23) dan Karsono (55), keduanya warga dukuh Krandekan, Puring Kebumen menjadi korban penganiayaan sekelompok pemuda tak dikenal, Jumat (29/8) pukul 03.30 dini hari di Jalan Karangdowo Pedan yakni di Dukuh Jatiayu, Desa Munggung, Kecamatan Karangdowo, Klaten. Korban yang sehari-hari menjadi sopir truk dan buruh angkut kelapa itu mengalami luka di kepala dan paha. Seperti biasa, saat itu kedua korban mengantar kelapa menggunakan truk AA-9848-FD dari Kebumen menuju Pasar Pedan, Kamis (28/8) malam. Sesampai di pasar, Jumat (29/8) sekitar pukul 03.20, korban menurunkan kelapa. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, mereka berdua pun pulang. Dihentikan Dalam perjalanan pulang itulah truk korban dihentikan sekelompok pemuda tak dikenal. Lantaran curiga, kedua korban tidak menggubrisnya dan meninggalkan lokasi dengan kecepatan tinggi. Namun, sekelompok pemuda itu tidak tinggal diam. Mereka terus mengejar menggunakan beberapa sepeda motor. Para pelaku berhasil menyusul truk korban. Setelah mengadang perjalanan truk, pelaku melempari truk korban dengan batu bata. Tak hanya itu, pelaku memaksa kedua korban turun dari truk. Selanjutnya, pelaku mengeroyok kedua korban dengan memukulkan batu dan kayu yang telah mereka siapkan. Setelah merusak dan menganiaya kedua korban, para pelaku meninggalkan lokasi menuju arah Solo. Secara kebetulan, saksi Slamet (59) dan Yuliyanto (25), warga sekitar lewat di tempat kejadian tak berapa lama setelah kejadian. Namun sayang, pelaku sudah meninggalkan lokasi. Kedua korban langsung dibawa ke RS Mitra Pedan untuk dirawat. Pamapta Ipda Sulardi yang dihubungi menduga, para pelaku jengkel karena korban mengemudikan truk dengan kecepatan tinggi. ''Kami sedang menyelidiki kasus ini,'' ucapnya.(G13-14e) |